Kompas.com - 23/09/2021, 23:00 WIB
Ilustrasi tidur telanjang Ilustrasi tidur telanjang

Di sisi lain, ahli gastroenterologi yang berbasis di New York, Samantha Nazareth, MD, FACG, mengatakan, kentut adalah bagian normal dari pencernaan.

Baca juga: 10 Manfaat Tidur Telanjang

Kentut juga merupakan proses pemecahan makanan oleh mikrobioma yang hidup di usus kita.

"Beberapa orang menggambarkannya sebagai 'angin' yang lewat dan itu adalah deskripsi yang cukup bagus," ungkap dia.

Dia pun menambahkan, meskipun benar bahwa rata-rata orang mengeluarkan gas 15-25 kali saat bangun, jumlah itu dapat bervariasi tergantung pada pola makan kita.

Menurut dia, penelitan yang sudah dilakukan itu juga tidak menyebutkan seberapa bahayanya bakteri yang keluar dari kentut.

Jadi, menurut Nazareth, tidur tanpa mengenakan pakaian sepertinya tidak begitu masalah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebenarnya, mengenakan pakaian dalam atau telanjang saat tidur adalah pilihan pribadi. Beberapa orang mungkin tidak suka pakaian dalam yang ketat," kata dia.

Jika kita lebih suka mengenakan pakaian dalam, pastikan itu terbuat dari kain yang longgar seperti katun.

"Pakaian dalam yang terlalu ketat justru dapat menjebak kelembapan dan mendorong pertumbuhan bakteri atau ragi tertentu di sekitar area kelamin kita," kata dia.

"Selain itu, tali celana dalam perempuan dapat mendorong bakteri dari anus untuk naik ke vagina karena desainnya," ungkap dia.

Bagi kita yang suka tidur telanjang, Dr Youn pun merekomendasikan untuk mengganti seprai secara teratur karena akumulasi keringat, sel kulit mati, dan tungau dapat menumpuk.

Di samping itu, Nazareth juga menyarankan kita untuk melakukan pembersihan ekstra jika khawatir tentang kotoran di seprai yang tidak terlihat mata.

Tapi, kentut kemungkinan tidak benar-benar menimbulkan ancaman kesehatan bagi tubuh kita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.