Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/10/2021, 18:21 WIB
Gading Perkasa,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber Your Tango

KOMPAS.com - Ketika membicarakan tubuh yang sehat dan bugar, apa sih yang terlintas di pikiran kita?

Mungkin kita membayangkan orang dengan tubuh sehat memiliki berat badan normal, pinggul langsing, atau bentuk tubuh yang atletis.

Padahal, tanda-tanda kesehatan pada diri seseorang tidak ada hubungannya dengan angka di timbangan berat badan atau jumlah selulit di pinggul.

Sejumlah cara ini dapat membantu mengukur kondisi kesehatan kita, sekaligus menjadi acuan untuk memperbaiki gaya hidup yang keliru.

Baca juga: Pola Makan Sehat dan Berkelanjutan Dimulai dari Rumah

Baca terus kelanjutannya di bawah ya!

1. Buang air besar teratur

Gerakan usus yang sehat dan teratur sangat penting tidak hanya bagi sistem pencernaan, melainkan juga seluruh bagian tubuh.

Selama kita buang air besar, racun dari tubuh akan dihilangkan sehingga peradangan tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Maka dari itu, pastikan BAB kita tidak berdarah atau terlalu encer.

2. Urin berwarna jernih

Di saat tubuh terhidrasi dengan baik, urin akan berwarna kuning muda atau jernih, dan itu menandakan ginjal berfungsi sebagaimana mestinya.

Baca juga: Bau Aneh pada Urine, Apa Penyebabnya?

Apabila urin berwarna keruh atau gelap, tandanya tubuh kita kekurangan cairan. Segera ambil segelas air.

3. Menstruasi teratur

Siklus menstruasi yang normal berkisar antara 21-35 hari. Jika siklus menstruasi kita tidak teratur, cek kondisi kesehatan kita.

Periode bulanan yang teratur --berlangsung dua hingga tujuh hari-- merupakan indikasi sistem reproduksi kita bekerja secara optimal.

4. Bisa mengatasi stres

Kita selalu bekerja di bawah tekanan sehingga jarang menyadari reaksi kita yang tak terkendali.

Baca juga: Berhubungan Intim Saat Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?

Mencari bantuan dari terapis atau psikolog dapat membantu kita dalam mengelola beban emosional.

5. Kulit yang bersih

Jika kita memiliki masalah seputar kulit, seperti jerawat hormonal (jerawat yang terjadi karena perubahan hormon), kemungkinan ada gangguan kesehatan yang harus ditangani.

Halaman:
Sumber Your Tango
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com