Kompas.com - 22/10/2021, 11:25 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Gaya hidup yang berubah di masa pandemi membawa pengaruh pada kesehatan. Kurang bergerak karena harus bekerja dan bersekolah dari rumah, hingga asupan makanan yang tidak sehat, membuat banyak orang merasa kesehatannya kurang ideal.

Hal itu mengemuka dalam temuan Asia Pacific Health Inertia Survey 2021. Disebutkan 63 persen konsumen di Indonesia merasa kesehatan fisik mereka kurang ideal. Tak jauh berbeda, 60 persen juga menyebutkan kondisi kesehatan mental mereka kurang ideal.

Bagi mereka yang mengalami penurunan kesehatan fisik dalam 12 bulan terakhir, mayoritas responden di Indonesia mengaitkan hal ini dengan kurangnya aktivitas fisik, diikuti dengan banyak mengonsumsi makanan yang tidak sehat (42 persen).

Ketika bicara tentang penurunan kesehatan mental, alasan utama adalah stres akibat pekerjaan yang terdampak situasi ekonomi yang tidak menentu (70 persen), kurangnya aktivitas di luar (61 persen) dan akibat lebih sering tinggal di rumah karena pembatasan mobilitas (60 persen).

Baca juga: Manfaat Olahraga Bukan Hanya Penurunan Berat Badan

Sementara responden yang mengalami peningkatan kesehatan fisik dan mental, faktor yang berperan pada responden di Indonesia secara umum adalah mengonsumsi makanan yang lebih sehat, mendapatkan pengaruh positif dari keluarga dan teman, banyak waktu untuk pribadi, serta banyak meluangkan waktu untuk beristirahat dan berolahraga.

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi mengatakan pandemi ini telah berdampak di berbagai kehidupan kehidupan masyarakat. Tak terkecuali kepada bagaimana masyarakat mengelola kesehatannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ada kesadaran tinggi terhadap peran penting dari berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan sehat, dan dukungan lingkungan dan komunitas dalam mencapai kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan,” katanya dalam siaran pers.

Inisiatif untuk lebih sehat

Meskipun sebagian besar konsumen Indonesia beranggapan bahwa kondisi kesehatan mereka saat ini kurang ideal, namun banyak di antara mereka yang telah mengambil inisiatif untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan lebih sering berolahraga.

Survei ini juga mengungkap bahwa 64 persen konsumen di Indonesia mulai lebih sering berolahraga selama pandemi.

Baca juga: Malas Olahraga tapi Ingin Sehat? Yuk, Coba Cara Ini

Responden dalam survei itu juga mengaku mulai memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk menjaga kesehatannya. Misalnya mengikuti kelas kebugaran secara live streaming, memakai pelacak kebugaran, dan mengunduh aplikasi nutrisi sebagai pedoman pola makan.

Selain itu, sekitar 99 persen responden menjawab mereka berencana untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat dan aktif dalam 12 bulan mendatang. Cara yang ditempuh antara lain lebih sering berolahra dan mengasup makanan lebih sehat.

“Hasil survei ini menunjukkan kepada kami pentingnya memotivasi masyarakat untuk mendapatkan kembali kesehatan yang diinginkan. Kami perlu terus memperkuat komitmen untuk mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat yang aktif dengan didukung nutrisi seimbang,” kata Andam.

Asia Pacific Health Inertia Survey 2021 diselenggarakan pada bulan Juli dan Agustus 2021 di 11 negara Asia Pasifik di antaranya Australia, HongKong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Survei ini juga diikuti oleh 5.496 konsumen Herbalife Nutrition yang berusia diatas 18 tahun.

Baca juga: Tips Pilih Camilan Sehat Sebelum dan Setelah Olahraga

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.