Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/10/2021, 12:13 WIB
Sekar Langit Nariswari,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

Sumber Today

KOMPAS.com - Teh merupakan minuman yang digemari banyak orang karena nikmat disajikan dalam kondisi panas maupun dingin.

Minuman ini dinikmati di berbagai wilayah dengan ciri khasnya masing-masing. Di Indonesia saja, teh bisa disajikan dalam berbagai bentuk mulai dari teh tubruk sampai dicampur dengan kopi maupun susu.

Kebiasaan minum teh ternyata bukan hanya bermanfaat untuk memuaskan dahaga maupun lidah kita. Minuman ini juga terbukti memiliki banyak kegunaan positif untuk kesehatan termasuk mencegah penyakit berbahaya dan diet menurunkan berat badan.

Riset yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology menyebutkan, orang yang teratur minum teh berisiko lebih rendah mengalami penyakit kardiovaskular aterosklerotik atau meninggal sebelum waktunya karena penyebab apa pun, terutama stroke.

Baca juga: 5 Manfaat Teh Hijau untuk Wajah dan Kulit yang Sehat

"Hasilnya menunjukkan konsumsi teh dapat dianggap sebagai perilaku gaya hidup yang mempromosikan kesehatan secara keseluruhan," tulis Vanessa Bianconi, seorang peneliti di University of Perugia, Italia soal fakta tersebut, dikutip dari laman Today.

Kemampuan teh untuk menurunkan tekanan darah kemungkinan menjadi alasan minuman tersebut dapat mengurangi risiko kematian akibat stroke.

Dikatakan pula jika teh, khususnya teh hijau, merupakan sumber yang kaya akan flavonoid, senyawa bioaktif yang dapat mengurangi stres oksidatif, meredakan peradangan, dan memberikan manfaat kesehatan lainnya.

Baca juga: Melihat Manfaat Berbagai Jenis Teh, Mana yang Cocok bagi Kita?

Berbagai manfaat baik dari kebiasaan minum teh

Penelitian lainnya juga menunjukkan teh dapat membantu melindungi gigi, organ jantung dan melindungi kanker. Selain itu, kebiasaan minum teh setiap hari juga membantu tubuh mendapatkan asupan cairan yang memadai.

Meski demikian, jenis teh yang kita minum juga memberikan dampak berbeda.

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

Semua teh non-herbal dibuat dari daun tanaman Camellia sinensis. Lamanya waktu pemrosesan daun menentukan jenis teh yang kita nikmati termasuk teh hijau, hitam, atau oolong.

Teh hijau dianggap paling kaya manfaat karena prosesnya tergolong minim dan cenderung memiliki jumlah polifenol tertinggi. Teh ini merupakan satu-satunya jenis yang mengandung polifenol, katekin sehingga memberikan sejumlah khasiat untuk kesehatan.

Berikut adalah deretan manfaat baik dari kebiasaan minum teh setiap hari:

Baca juga: Lebih Sehat Mana, Teh Hijau atau Teh Hitam?

Menurunkan berat badan

Sejumlah penelitian membuktikan teh dapat membantu menurunkan berat badan meskipun buktinya belum cukup kuat. Riset yang ada menunjukkan efeknya bergantung pada konsumsi teh dalam jumlah besar, seringkali dalam bentuk pil.

Tentunya kita tidak disarankan untuk mengkonsumsi teh dengan tambahan gula atau susu berlebihan apabila tujuannya untuk diet.

Mencegah tulang keropos

Data dari penelitian hewan terbaru menunjukkan, teh hijau dapat mencegah tulang keropos. Khususnya untuk teh daun kelor yang terbukti mengandung kalsium yang lebih tinggi dari susu, serta zat besi, vitamin A dan K.

Baca juga: Hari Osteoporosis Sedunia dan Cara Menghindari Pengeroposan Tulang

Halaman:
Sumber Today
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com