Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Berdamai dengan "Quarter Life Crisis"

Kompas.com - 08/08/2022, 19:04 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Alifia Putri Yudanti dan Brigitta Valencia Bellion

KOMPAS.com - Masa peralihan dari remaja ke dewasa adalah hal yang mendebarkan. Bagaimana tidak? Memasuki usia 20-an, kita mulai dihadapkan dengan berbagai masalah kehidupan. Fenomena ini kerap disebut sebagai quarter life crisis.

Quarter life crisis adalah periode seseorang merasa tidak memiliki arah terhadap hidupnya sehingga muncul perasaan khawatir dan bingung. Umumnya, perasaan ini muncul karena permasalahan relasi, percintaan, karier, dan kehidupan sosial.

Dalam siniar Obsesif bertajuk “Dealing with Quarter Life Crisis”, Vicario Reinaldo, People Development Enthusiast dan Co-Founder followyourflow.id, menjelaskan di fase ini kita banyak mempertanyakan keputusan yang sudah dibuat.

Melalui siniar tersebut, Vicario menekankan bahwa quarter life crisis sering kali terjadi pada pekerja atau lulusan baru. Baik pekerja maupun lulusan baru beranggapan kemampuan yang selama ini dimiliki tak cukup untuk menunjang kehidupan karier mereka.

Penyebab Quarter Life Crisis

Menurut Vicario, ada beberapa penyebab seseorang mengalami quarter life crisis.

Pertama adalah tak terbiasa membuat keputusan. Hal ini biasanya dipicu karena, “Sejak kecil sampai bangku kuliah, keputusan kita banyak di-drive oleh lingkungan kita.”

Contoh kecilnya adalah masuk jurusan IPA saat SMA karena pilihan orangtua. Tanpa disadari, pengambilalihan keputusan itu menyebabkan kita tak terbiasa bertanya pada diri sendiri perihal alasan mengambil pilihan.

Kedua adalah banyaknya pekerjaan baru yang muncul. Pesatnya perkembangan teknologi membuat banyak orang mendirikan perusahaan atau membuka posisi baru. Hal inilah yang membuat persaingan di dunia kerja semakin ketat.

Baca juga: Berapa Waktu Olahraga yang Ideal agar Panjang Umur?

“Beberapa tahun yang lalu, pekerjaan populer adalah kerja di perusahaan multinasional, belakangan ini banyak bermunculan perusahaan-perusahaan startup yang menawarkan grow opportunity yang besar,” ujar Vicario.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.