Kompas.com - 08/01/2018, 10:07 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

Makan sepiring besar makanan justru mendorong kita untuk makan berlebih. Demikian dikatakan Brian Wansink, pakar perilaku makan Cornell University.

Belum lagi minuman beralkohol juga bisa membuat makan berlebih.

Jadi, cobalah ganti aktivitas pergaulan Kamu dengan kegiatan yang lebih banyak bergerak ketimbang makan. Bertemu di taman untuk berlari atau bersepeda bareng mungkin?

3. Tidak cukup tidur

“Beberapa hal terjadi pada tubuh yang kurang tidur,” ungkap Psikolog klinis dan pakar masalah tidur, Michael Breus.

Dalam kondisi itu, hormon yang mengatur rasa lapar, ghrelin (hormon yang menstimulasi nafsu makan) meningkat. Sementara leptin (hormon yang mengontrol rasa kenyang) menurun.

Baca juga : Merasa Gelisah dan Depresi? Mungkin Anda Kurang Tidur

Hal buruk lainnya, rendahnya kadar leptin menunjukkan peningkatan nafsu mengonsumsi karbohidrat, yang seringkali tidak mengurangi rasa lapar. Pandangan ini diberikan pakar masalah tidur Terry Cralle.

Dia menyebutkan, waktu tidur yang direkomendasikan bagi orang dewasa adalah 7-9 jam semalam.

4. Percaya dengan label ‘sehat’ pada makanan

Banyak makanan yang dilabeli kata "sehat" demi kepentingan pemasaran. Namun sebenarnya, apa yang terkandung di dalamnya belum tentu demikian. 

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Parade
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.