Kompas.com - 24/04/2018, 19:00 WIB
. Getty Images/iStockphoto.

Juga harus dipastikan, tidak pendarahan di vagina, serta tidak ada keputihan karena disebabkan kuman penyakit.

Keputihan

Keputihan menjadi salah satu permasalahan yang paling sering dihadapi perempuan.

Keputihan biasa disertai bau tak sedap, gatal, rasa sakit saat berhubungan seksual. Lalu, muncul pula flek, hingga pendarahan ringan.

Mery menyebutkan, ada beragam penyebab yang melatari munculnya keputihan. Di antaranya adalah jamur, bakteri, dan trikomonas.

Maka, untuk mengetahui penanganan yang tepat, seorang perempuan harus mengetahui penyebab keputihan tersebut.

Baca juga: Tak Perlu Cemas, Begini Cara Mengatasi Keputihan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mery mengatakan, bakteri adalah penyebab keputihan yang paling banyak.

Ciri-cirinya adalah area kewanitaan yang memiliki bau, amis, dan nyeri saat berhubungan seksual.

Penyebab terbanyak berikutnya adalah jamur, yang menyebabkan keputihan, dengan lendir berwarna putih susu.

Mery mengatakan, rasa gatal paling dominan pada keputihan akibat jamur seperti ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.