Kompas.com - 04/08/2018, 09:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Olahraga menjadi salah satu kunci untuk menjaga kesehatan jantung.

Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum menyadari hal tersebut, dan sulit meluangkan waktu berolahraga di tengah kesibukan harian yang padat.

Di samping olahraga, menjaga pola makan sehat juga menjadi hal penting lainnya.

"Ada dua aspek untuk menjaga kesehatan jantung. Kita harus meluangkn waktu olahraga minimal 30 menit sehari, dan menjaga apa yang kita makan."

Baca juga: Baru Memulai Olahraga Lari? Ikuti 5 Tahapan Ini

Demikian diungkapkan VP of Fitness Gold's Gym, Scott Brown dalam talkshow yang digelar Yayasan Jantung Indonesia di The Ritz-Carlton Jakarta, Jumat (3/8/2018) kemarin.

Mengatur waktu olahraga rutin, menurut Brown, tidak perlu terlalu rumit. Cukup 30 menit sehari dengan jenis olahraga apa saja.

Misalnya, memilih olahraga angkat beban, latihan kekuatan, atau sekadar lari di atas treadmill.

Sebab, kata Scott, setiap orang memiliki batasan dan kemampuan intensitas olahraga yang berbeda-beda.

Dengan memilih olahraga di pusat kebugaran, misalnya, kita juga bisa mengatur spesifikasi olahraga dengan mesin yang ada, sehingga sesuai dengan kemampuan kita.

"Lakukan apapun yang membuat kita bergerak. Karena hal yang paling utama adalah menstimulasi denyut jantung," tutur Brown.

Hal senada diungkapkan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Heart Center Siloam Hospital Lippo Village, Vito Damay.

Baca juga: Tangan Sering Basah Tanda Penyakit Jantung, Benarkah?

Menurut Vito, olahraga 30 menit setiap hari, atau lima kali seminggu sudah cukup menjaga kesehatan jantung.

Jika waktu tersebut masih dianggap sulit dicapai, setidaknya kita melakukan olahraga tiga kali seminggu, namun dengan durasi satu jam pada setiap sesi.

Intensitas seperti apapun, menurut dia boleh dilakukan. Hal terpenting adalah menjaga rutinitas olahraga.

"Tidak bisa tergantikan misalnya seharian lima jam olahraga terus," kata Vito.

Setiap orang, menurut dia, memiliki cara sendiri untuk berolahraga.

Baca juga: Ini Faktor Risiko Utama Penyakit Jantung di Indonesia?

Berusaha memilih tangga atau eskalator ketimbang lift ketika berkunjung ke mall pun bisa menjadi salah satu bagian dari usaha menyehatkan jantung.

Sedangkan jenis olahraga juga bisa dipilih sesuai dengan kesukaan masing-masing.

"Yang menurunkan angka serangan jantung adalah jalan, lari, jogging, naik sepeda, renang 30 menit setiap hari."

"Kalau tidak bisa setiap hari, 30 menit minimal lima kali seminggu," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.