Memelihara Kucing Bikin Hidup Lebih Sehat dan Bahagia, Benarkah?

Kompas.com - 04/09/2018, 09:12 WIB
Kucing dengan mata odd (odd eye) terlihat di Depok, Selasa (5/6/2018). Ciri khas kucing odd eye adalah pada warna matanya yang berbeda, satu matanya berwarna biru sedangkan sebelah matanya yang lain berwarna hijau, kuning atau cokelat.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Kucing dengan mata odd (odd eye) terlihat di Depok, Selasa (5/6/2018). Ciri khas kucing odd eye adalah pada warna matanya yang berbeda, satu matanya berwarna biru sedangkan sebelah matanya yang lain berwarna hijau, kuning atau cokelat.

KOMPAS.com - Para pemilik kucing mungkin sudah terbiasa dengan kondisi seperti: terbangun dari tidur karena kucing peliharaan memanjat ke dada atau bermanja-manja dekat tubuh pemiliknya.

Di balik kecintaan seseorang terhadap kucing, memelihara binatang tersebut rupanya membawa banyak manfaat bagi kesehatan mental dan fisik pemiliknya.

1. Lebih bahagia

Berdasarkan hasil penelitian di Australia, para pemilik kucing cenderung memiliki kesehatan kejiwaan yang lebih baik ketimbang mereka yang tak memiliki binatang peliharaan.

Dalam kuisioner yang disertakan pada riset itu, para pemilik kucing mengaku merasa lebih bahagia, lebih percaya diri, dan minim kegelisahan.

Mereka pun mengaku tidur lebih nyenyak, lebih fokus, hingga lebih mudah menghadapi permasalahan kehidupan.

Baca juga: Jual Rumah dan Berhenti Kerja, demi Bisa Traveling Bareng Kucing...

Memelihara kucing juga baik bagi mereka yang sudah memiliki anak.

Anak-anak yang memiliki keterikatan kuat dengan kucing peliharaan, akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Demikian kesimpulan dalam sebuah survei dengan lebih dari 2.200 responden anak di Skotlandia yang berusia 11-15 tahun.

Semakin terikat dengan hewan peliharaan, maka anak-anak akan semakin sehat, enerjik, penuh perhatian, tidak kesepian, serta lebih mampu menikmati waktu sendiri.

Dengan postur tidur seperti pose yoga, kucing juga bisa membuat mood jelek lenyap.

Ada pula penelitian lain yang menyebut, orang-orang yang memelihara kucing disebut memiliki lebih sedikit perasaan emosi negatif dan keterasingan, ketimbang mereka yang tidak memelihara kucing.

Faktanya, mereka yang single namun memelihara kucing, cenderung lebih jarang memiliki mood jelek.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X