4 Pemeriksaan Penting untuk Cegah Kanker Serviks

Kompas.com - 08/09/2018, 11:10 WIB
Ilustrasi pap smear. ShutterstockIlustrasi pap smear.

KOMPAS.com - Kanker seriviks merupakan penyakit yang menjadi momok bagi banyak wanita.

Bagaimana tidak, kanker yang disebabkan oleh infeksi HPV (Human Papilloma Virus), terutama tipe 16 dan 18, ini biasanya tidak menunjukkan gejala atau keluhan pada tahap awal.

Gejala atau keluhan tersebut biasanya baru muncul ketika kanker sudah memasuki stadium 2 atau lebih.

Keputihan yang berulang meski telah diobati, juga postcoital bleeding (pendarahan pasca senggama), kerap menjadi gejala yang dirasakan.

Meski begitu, bukan berarti kanker ini tidak bisa yang dihindari. Penyebab dan kehadiran kanker serviks dapat dideteksi. Terlebih, kanker ini termasuk yang pertumbuhannya lambat.

Selain itu, sejak aktif berhubungan seksual, pemeriksaan setiap tahun diperelukan untuk memantau kondisi organ kewanitaan.

Baca juga: Kanker Serviks Bisa Dicegah dan Disembuhkan, Bagaimana Caranya?

Saat ini, terdapat beberapa tes yang bisa dilakukan untuk mendeteksi pra-kanker.

1. Tes IVA
IVA (inspeksi visual asam asetat) merupakan metode pemeriksaan yang paling mudah, murah, mampu dilakukan di Indonesia. Pemeriksaan leher rahim ini tersedia di semua puskesmas dan bisa digunakan sebagai pendeteksi pertama.

2. Papsmear
Tes ini dilakukan dengan pengambilan contoh sel dari lapisan epitel serviks, yang akan tampak tidak normal bila terjadi perubahan karena infeksi HPV.

Terdapat dua jenis papsmear, yaitu konvensional (tingkat akurasi 50 - 70 persen) dan thinprep (tingkat akurasi 80 persen).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber NAKITA
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X