Waspadai, 6 Tanda Kelelahan Kronis

Kompas.com - 17/01/2019, 15:00 WIB
Ilustrasi sakit kepalakieferpix Ilustrasi sakit kepala

KOMPAS.com - Meskipun terlihat serupa, kelelahan kronis berbeda dari rasa lelah sementara atau hanya merasakan sedikit lelah.

Kelelahan normal biasanya akan hilang seiring berjalannya waktu, dengan istirahat. Namun, tidak demikian dengan kelelahan kronis.

Meski begitu, bukan berarti kelelahan kronis tidak bisa dihilangkan atau dikelola.

Seperti apa kelelahan kronis?

Menurut Very Well Health, kelelahan kronis dideskripsikan sebagai gejala kelelahan atau kurang energi yang terjadi selama lebih dari enam bulan.

Kondisi ini biasanya merupakan gejala dari suatu masalah kesehatan yang lebih besar.

Seharusnya tidak sulit untuk membedakan kelelahan kronis dengan kelelahan biasa.

Baca juga: Minum Ayam Bisa Atasi Kelelahan Para Pekerja Muda

Sebab, gejala ini merupakan komplikasi yang membuat penderitanya kelelahan luar biasa, dan tidak bisa dijelaskan atas dasar kondisi medis apa pun.

Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah lewat pemeriksaan medis.

Namun, ada beberapa gejala yang bisa dikenali, seperti dilansir  laman Insider. 

1. Sulit tidur

Pakar kesehatan dan ilmuwan kiropraktik Dr. Kevin Kinney menjelaskan, meskipun ada banyak hal yang bisa menyebabkan tidur terganggu, namun kelelahan kronis bisa dikaitkan dengan gangguan tersebut.

Jika kelelahan normal berkaitan dengan jam istirahat dan tidur, kelelahan kronis memiliki karakter non-restoratif dan seringkali membuat tidur terganggu.

"Mereka yang mengalami kelelahan kronis akan merasa sangat kelelahan ketika bangun keesokan harinya," kata Kinney.

Halaman:



Close Ads X