Kompas.com - 27/01/2019, 10:00 WIB


KOMPAS.com - Makanan yang digoreng sering kali menjadi menu makanan lezat yang disukai banyak orang. Sayangnya, kita tak bisa menikmati makanan lezat ini setiap hari.

Para ahli mengklaim makan gorengan setiap hari dapat meningkatkan risiko kematian dini.

Ada banyak riset yang membuktikan dampak negatif dari mengonsumsi gorengan, seperti peningkatan risiko diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.

Sering kita berpikir mengonsumsi gorengan sedikit saja tak akan bermasalah bagi kesehatan.

Nyatanya, peneliti berhasil membuktikan mengonsumsi gorengan meski hanya dalam jumlah sedikit dapat menyebabkan masalah kardiovaskular.

Baca juga: Waspadai, Kerutan di Dahi Tanda Penyakit Kardiovaskular

Riset ini dilakukan oleh peneliti dari University of Iowa dan Washington University.

Riset yang telah diterbitkan dalam jurnal medis BMJ ini bertujuan untuk menentukan dampak konsumsi makanan gorengan pada wanita pascamenopause.

Riset dilakukan dengan meneliti data lebih dari 100.000 wanita berusia 50-79 tahun.

Data dikumpulkan melakui kuesioner yang dilakukan oleh Women's Health Initiative (WHI), yang dikumpulkan dalam rentang waktu 1993-1998.

Periset juga memantau peserta hingga Februari 2017.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.