Kompas.com - 23/09/2019, 11:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

- Buat kehadiran kita disadari

Jangan langsung marah-marah jika anak berusia 7-8 tahun bersikap cuek pada apa yang kita ucapkan. Namun, ada cara lain untuk membuatnya menyadari kehadiran ayah atau ibunya. Misalnya dengan menepuk lembut pundaknya atau melontarkan humor yang bisa membuatnya tertawa sehingga ia akan teralihkan dari apa yang sedang menyita perhatiannya.

- Hindari mengulang
Memanggil nama anak berulang-ulang hanya akan membuat tenggorokan kita sakit. Cobalah berada di dekatnya dan beritahu bahwa Anda hanya akan menyampaikan perintah satu kali dan ia harus memahami akibatnya jika tidak memberi respon atau melakukan yang diminta.

Misalnya saja, Anda bisa berkata, “Mama senang kalau kamu cepat memakai sepatumu sekarang, jika tidak Mama akan masuk ke mobil tanpa mu karena Mama terburu-buru ke kantor .”

Kita juga bisa menegaskan tentang waktu dan memberi ganjaran jika ia melakukannya, misalnya, “Kita akan makan bersama lima menit lagi, dan kamu harus berhenti main gadget. Kamu boleh pakai komputermu 10 menit sebelum waktu tidur.”

Baca juga: Tanpa Marah, Lakukan Ini untuk Mengendalikan Emosi Anak

- Pilih pesan
Dari pada menghadapi perlawanan dari si kecil, berkonsentrasilah pada hal yang memang penting. Jika itu memang sesuatu yang penting, seperti mengerjakan PR atau menyikat gigi sebelum tidur, maka kita bisa mengingatkannya. Namun, untuk sesuatu yang tidak terlalu “penting” kita bisa mengendurkan batas waktunya.

“Anak-anak di usia ini sering merasa kewalahan, mereka cenderung akan mendengar dan menuruti perintah orangtua jika hal itu dianggapnya penting,” kata Fick.

- Dengarkan anak
Terkadang anak bersikap abai karena mereka merasa tidak ada yang memperhatikannya. Orangtua tanpa sadar sangat sibuk dengan dirinya dan cuma fokus pada hal yang dianggap signifikan, namun sebenarnya kurang bagi anak.

Sebagai contoh, setelah perjalanan pulang dari kantor yang selalu macet, Anda mungkin malas mendengarkan ocehan anak tentang jagoan-jagoan Marvel. Tetapi, aksi superhero itu mungkin sangat penting bagi si kecil seperti halnya PR yang belum dikerjakannya bagi Anda.

Jika anak merasa diperhatikan, dipahami, dan dihormati oleh orangtuanya, mereka akan lebih peduli dan mendengarkan apa yang disampaikan ayah ibunya.

Baca juga: Cara Tepat Menjawab Anak yang Selalu Bertanya Kenapa?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Parents

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.