Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WFH Bikin Badan Kaku dan Pegal? Ini Saran Pakar untuk Menghindarinya

Kompas.com - 08/04/2020, 11:57 WIB
Lusia Kus Anna

Editor

Sumber LA Times

KOMPAS.com – Bekerja dari rumah di era pandemi memang keputusan yang bijaksana untuk kesehatan. Sayangnya, dalam jangka panjang bisa merusak postur dan memengaruhi tulang belakang karena kita tak menggunakan meja kerja yang tidak ergonomis.

Selama work from home (WFH) kita mungkin bekerja dari tempat tidur, sofa, atau memakai meja makan. Akibatnya tubuh terasa kaku dan gampang pegal, walau kita sudah rajin mengikuti kelas yoga secara online.

Untuk mencegahnya, kita disarankan untuk melakukan jeda dan melakukan peregangan, berjalan kaki, dan melakukan berbagai postur.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa kita ikuti agar tubuh tetap bugar dan tak gampang pegal walau bekerja dari rumah:

1. Komputer lebih baik dibanding laptop
Akan lebih enak jika kita menggunakan komputer rumah sehingga kita tidak hanya bekerja dari laptop. Jika kita memiliki layar komputer maka akan lebih ideal lagi.

“Monitor adalah kunci untuk segalanya. Kita disarankan untuk menatap lurus saat bekerja, bukan menunduk dalam waktu lama,” kata konsultan ruangan kerja, Karen Loesing.

Jika kita hanya punya laptop, cobalah meletakannya di meja dengan posisi yang sejajar dengan mata, misalnya diganjal dengan buku tebal. Di toko-toko online saat ini juga banyak dijual penyangga laptop yang tingginya bisa disesuaikan.

Baca juga: Work from Home Membuat Waktu Kerja Terasa Lebih Lama

2. Kursi
Tidak semua orang bisa membeli kursi kerja yang ergonomis, walau ini adalah investasi yang bagus jika kita sering sakit punggung.

Kendati demikian, kita bisa menyiasatinya dengan mengatur ketinggian kursi sehingga kaki kita menapak lantai. Atur juga bagian punggung sehingga bagian lumbar support dapat tersokong dengan baik.

Loesing menyarankan agar ketinggian siku sama dengan meja sehingga tangan tidak lelah ketika mengetik. Kita bisa menggunakan bantal atau pengatur mekanikal.

Tak ada salahnya juga berganti-ganti posisi, misalnya bekerja di sofa selama 15 menit lalu kembali duduk di meja. Keuntungan dari WFH adalah kita bisa mengombinasikan berbagai posisi, duduk atau berdiri.

Ilustrasi ruang kerja di rumah selama Work From Home.SHUTTERSTOCK Ilustrasi ruang kerja di rumah selama Work From Home.

3. Perhatikan postur
Ketika duduk, cobalah agak mundur ke belakang sedikit. Kebanyakan orang mengira saat duduk posisi punggung harus 90 derajat. Padahal, posisi tersebut bisa menghasilkan tekanan pada bagian hip flexor di panggul. Duduk lama di posisi ini juga akan membuat kita merasa kaku ketika akan bangkit.

Baca juga: Penting, Perbaiki Postur Tubuh Sebelum Terlambat

4. Bergerak
Ambil jeda untuk berjalanj-jalan kaki sejenak, lalu lakukan peregangan. Jika ada bagian tubuh tertentu yang terasa tidak nyaman, lakukan peregangan pada area tersebut. Cobalah untuk mengubah postur dua kali dalam satu jam dan usahakan menyelesaikan pekerjaan sambil berdiri.

5. Pijakan kaki
Membeli pijakan kaki khusus adalah sebuah investasi, terutama jika meja yang kita pakai terlalu tinggi untuk bekerja di depan computer.

“Jika ada pijakan kaki, maka bisa mendorong punggung ke kursi sehingga bagian tulang belakang tersokong,” katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber LA Times
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com