Kompas.com - 09/07/2020, 11:33 WIB

Namun, angka itu telah meningkat setidaknya satu minggu selama masa studi, sesuatu yang disebut peneliti sebagai peningkatan yang mengkhawatirkan.

"Mengingat penyakit ini baru ada beberapa bulan, kami belum bisa mengetahui kerusakan jangka panjang apa yang dapat disebabkan Covid-19," kata Ross Paterson, yang ikut memimpin penelitian ini.

Baca juga: Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Lakukan 6 Hal Ini untuk Lindungi Diri

"Dokter perlu mewaspadai kemungkinan efek neurologis, karena diagnosis dini dapat memperbaiki hasil pada pasien."

Owen mengatakan, bukti yang muncul menegaskan perlunya penelitian besar dan mendetail serta pengumpulan data global untuk menilai seberapa umum komplikasi tersebut.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber CNBC


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.