Kompas.com - 24/07/2020, 22:15 WIB
Ilustrasi cokelat DianaDudaIlustrasi cokelat

KOMPAS.com - Cokelat adalah salah satu makanan yang digemari oleh banyak orang di seluruh dunia.

Di samping itu, cokelat memiliki beberapa manfaat kesehatan, terutama bagi jantung.

Manfaat kesehatan dari konsumsi cokelat ini terungkap dari studi terbaru yang diterbitkan di European Journal of Preventive Cardiology pada Rabu (22/07/2020).

Baca juga: Cokelat Hitam Baik untuk Jantung, Asalkan...

Para peneliti dari beberapa lembaga medis, termasuk Mayo dan Cleveland Clinics, meneliti 6 studi tentang konsumsi cokelat dan kesehatan jantung yang melibatkan 336.289 peserta internasional.

Peneliti bertujuan mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara cokelat dan penyakit arteri koroner.

Studi ini menemukan, orang yang melaporkan makan cokelat setidaknya sekali seminggu memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit arteri koroner dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi cokelat atau tidak sama sekali.

Tidak ada ukuran pasti terkait berapa banyak cokelat yang harus dimakan untuk memperoleh manfaat bagi jantung, namun penulis studi mengatakan jumlah konsumsi cokelat yang banyak tidak memiliki efek lebih bagi kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para peneliti mengemukakan teori bahwa senyawa dalam cokelat seperti polifenol dan flavanol dapat memperbaiki kesehatan jantung dengan mengurangi peradangan dan meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik di dalam darah.

Studi ini mendukung penelitian sebelumnya yang menyatakan cokelat dapat bermanfaat bagi kesehatan kita, memperbaiki tekanan darah dan faktor kardiovaskular lainnya.

Baca juga: 3 Tips Sehat Makan Cokelat

Jenis cokelat yang lebih baik untuk jantung

Studi yang dilakukan para peneliti tidak membedakan jenis cokelat apa yang baik bagi jantung.

Saat ini, bukti menunjukkan cokelat hitam dengan kadar polifenol tinggi serta kadar gula dan lemak lebih rendah cenderung lebih baik untuk kesehatan.

Studi juga tidak mengukur jumlah cokelat yang dimakan partisipan, termasuk kandungan lemak, kalori, dan gula yang terdapat pada cokelat batangan dan permen cokelat di pasaran.

Terlalu banyak mengonsumsi gula, beberapa jenis lemak, dan kalori berlebih semuanya berkaitan dengan risiko penyakit jantung dan penyakit kronis lain yang lebih tinggi. Sehingga disarankan mengonsumsi cokelat dalam jumlah sedang.

"Cokelat dalam jumlah sedang melindungi arteri koroner tetapi mungkin saja tidak jika jumlahnya banyak. Kalori, gula, susu, dan lemak dalam produk komersial perlu dipertimbangkan, terutama pada penderita diabetes dan orang dengan obesitas."

Demikian kata Dr. Chayakrit Krittanawong , co-author studi dan dokter di Baylor College of Medicine, dalam siaran pers.

Baca juga: Nikmati 11 Manfaat Cokelat Hitam Bagi Kesehatan

Cokelat bukan obat ajaib untuk kesehatan jantung

Studi ini tidak menjelaskan apakah hanya dengan mengonsumsi cokelat, kita dapat meningkatkan kesehatan jantung, dan apa ada variabel lain yang terlibat.

Selain itu tidak ada perhitungan terkait perbedaan kebiasaan olahraga yang bisa memengaruhi kesehatan seseorang.

Lokasi geografis juga bisa menjadi faktor. Beberapa orang yang begitu menyukai cokelat hidup di negara-negara Eropa seperti Swiss, yang memiliki kondisi kesehatan dan rutinitas kebugaran berbeda dibandingkan orang-orang dari negara lain di dunia.

Baca juga: Benarkah Cokelat Hitam Bisa Menurunkan Risiko Depresi?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.