Kompas.com - 08/09/2020, 15:33 WIB
Ilustrasi kanker payudara ShutterstockIlustrasi kanker payudara

KOMPAS.com - Kanker payudara adalah keganasan yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara. Kanker payudara menjadi salah satu masalah kesehatan dunia yang menyebabkan kematian perempuan paling tinggi.

Untuk itu, melakukan deteksi dini dianjurkan bagi setiap perempuan untuk mencegah penyakit ini. Sebab, jika kanker ditemukan pada stadium awal kemungkinan kesembuhannya lebih besar.

Salah satu cara deteksi dini paling sederhana adalah dengan Periksa Payudara Sendiri (SADARI).

"Deteksi dini paling murah, sederhana dan mudah adalah dengan SADARI," ungkap Medical Departemen PT Kalbe Farma Tbk, dr. Hastarita dalam webinar Breast Cancer Awareness Month 2020, Selasa (8/9/2020).

Pada stadium awal, biasanya pasien tidak akan merasakan adanya benjolan atau gejala lainnya. Namun, jika ukurannya sudah cukup besar, barulah gejala muncul.

Baca juga: Menstruasi di Usia Terlalu Muda Berisiko Tinggi Kanker Payudara

Beberapa gejalanya, antara lain:

- Terdapat benjolan atau massa, terkadang terasa nyeri.

- Terjadi iritasi kulit seperti kemerahan.

- Retraksi puting payudara atau puting yang tertarik ke dalam.

- Keluarnya cairan dari puting payudara. Cairan bisa berupa darah atau cairan lainnya,

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X