Kompas.com - 30/09/2020, 19:52 WIB

"Pilihan Lebih Sehat"

Berdasarkan kebijakan itulah, BPOM menghadirkan logo "Pilihan Lebih Sehat" pada beberapa produk olahan agar masyarakat bisa memilih produk pangan yang sehat.

Logo "Pilihan Lebih Sehat" hadir dalam sejumlah produk, seperti minuman siap konsumsi, pasta, serta mie instan.

Ada pun Yusra Egayanti, S.Si, Apt, Mp, Kepala Subdit Standardisasi Pangan Olahan Tertentu BPOM mengungkap alasan pemberian logo "Pilihan Lebih Sehat", pada ketiga jenis produk pangan tersebut.

"Untuk produk minuman siap konsumsi, pasta, dan mie instan saat ini relatif tinggi konsumsinya, dan produk itu menyumbang kelebihan garam, gula, dan lemak di masyarakat," ucap Yusra.

Ia menambahkan, produk yang dapat mencantumkan logo "Pilihan Lebih Sehat" harus memenuhi syarat komposisi gula, garam, dan lemak maksimal yang dianjurkan Pemerintah.

"Pada kelompok minuman yang siap dikonsumsi, seperti susu, sari buah, dan minuman ringan, jumlah kandungan gula maksimal adalah enam gram per 100 ml."

Baca juga: Gula Darah Tinggi Pengaruhi Performa Saat Berolahraga

"Sedangkan produk pasta dan mie instan, jumlah kandungan lemak tidak lebih dari 20 gram per 100 gram, dan garam tidak lebih dari 900 miligram per 100 gram," ucap Yusra.

Batasan aman

Di kesempatan yang sama, Dr. Rimbawan, Akademisi Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB) mengingatkan agar masyarakat memperbaiki pola makan. 

Hal ini tak lain untuk mengurangi risiko penyakit tidak menular.

"Risiko tekanan darah tinggi, berat badan bertambah, kolesterol, dan tingginya kadar glukosa darah bisa dihindari dengan mengubah pola makan kita," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.