Kompas.com - 17/12/2020, 16:40 WIB
Ilustrasi deteksi kanker payudara ShutterstockIlustrasi deteksi kanker payudara
|
Editor Wisnubrata

Dalam kesempatan yang sama, ahli bedah onkologi Dr Walta Gautama, SP B(K) Onk mendukung gagasan itu.

Biasanya, setelah pasien diketahui menderita kanker payudara, pasien tersebut akan berjuang melewati pengobatan panjang, kata Walta.

"Sering kali pasien mengalami beban mental."

"Jika pasien sudah melewati tahapan operasi, ia akan merasa berbeda dari dirinya yang dulu. Begitu selesai kemoterapi, ia merasakan efek seperti rambut rontok, kulit kering, dan sebagainya," tambahnya.

Satu gejala yang paling lama hilang dari pasien kanker payudara, lanjut Walta, adalah rasa lelah atau fatigue.

Namun, rasa lelah itu bisa dihadapi dengan istirahat cukup dan melakukan olahraga yang bersifat aerobik.

Setelah kondisi benar-benar pulih, Walta menyarankan penyintas kanker payudara untuk kembali menjalani hidup secara normal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pasien harus mengembalikan rasa percaya diri sehingga dia bisa berkarya seperti biasa," katanya.

Hanya saja, perlu ada penyesuaian sebelum penyintas kanker payudara kembali beraktivitas.

Baca juga: Terdiagnosis Kanker Payudara, Haruskah Payudara Diangkat?

Menurut Walta, penyintas kanker payudara harus sadar untuk menyesuaikan hidup perlahan-lahan, dengan memerhatikan kondisi lingkungan dan tubuhnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.