Kompas.com - 12/01/2021, 07:28 WIB

Ini seperti penyangga. Bayangkan demensia seperti "pacman" yang memakan penyangga di otakmu setiap harinya hingga pada suatu hari penyangga tersebut habis dan kamu mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan, seperti memori yang buruk.

Semakin besar penyangga tersebut, maka semakin lama tanda-tanda penurunan kemampuan kognitif akan terjadi.

Baca juga: Waspadai, 7 Kebiasaan Buruk yang Merusak Fungsi Otak

Nah, beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah pikiran kita cepat pikun seiring bertambahnya usia, antara lain:

1. Tidak berhenti belajar
Maksudnya, buatlah pikiran tetap aktif.

Menjaga otak tetap aktif tak melulu harus lewat cara ekstrem yang terdengar berat, seperti ikut kelas-kelas akademik.

"Terus belajar" juga bisa berarti menerima informasi baru setiap harinya.

Informasi tersebut juga bisa sesuatu yang menyenangkan, misalnya mempelajari game baru, belajar menari atau melukis, ikut kelas bahasa asing, atau sekadar belajar hal baru dari film dokumenter.

Semakin banyak yang terlibat dalam proses tersebut dan semakin aktif pembelajaran yang dilakukan, maka akan semakin baik.

Jadi, pastikan kamu dan orang-orang tercinta saling terlibat, misalnya dalam mengikuti kursus atau melakukan hobi.

Bahkan, aktivitas yang dilakukan bisa sesederhana main game mingguan atau apapun yang membuatmu belajar hal baru.

Baca juga: Belajar Bahasa Asing Selama Karantina dan Bagaimana Memulainya

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.