Kompas.com - 20/01/2021, 12:02 WIB
Kreasi di meja kerja dengan penyimpanan jar diy, karya Kristyn www.lilluna.comKreasi di meja kerja dengan penyimpanan jar diy, karya Kristyn

KOMPAS.com - Luangkan waktu sejenak untuk berpikir kembali ke semua permukaan barang-barang yang kita sentuh hari ini. Rata-rata orang menyentuh sekitar 140 objek per hari dan barang tersebut ternyata memiliki banyak kuman.

"Kuman dan bakteri ada di mana-mana. Di dalam tubuh dan dan di sekitar kita," kata David Cutler, MD, dokter keluarga di Providence Saint John's Health Center di Santa Monica, California.

Umumnya, kuman pada permukaan dapat hidup selama berhari-hari dan bahkan berminggu-minggu. Walau pun begitu tidak semua kuman berbahaya.

Nah, untuk mengetahuinya, berikut ini 10 benda paling banyak bakteri yang mungkin sudah kita sentuh dan bisa menyebabkan penyakit.

Baca juga: Cara Bersihkan Spons Dapur agar Tak Sebar Kuman di Rumah

1. Ponsel

Ponsel menjadi benda yang jarang kita lepaskan, bahkan saat ke kamar mandi. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di antara barang-barang pribadi, sikat gigi, dompet, ponsel, dan kunci memiliki koloni bakteri terbesar," kata ahli imunologi, Lina Velikova, MD.

Dalam sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Germs, para peneliti memeriksa ponsel siswa sekolah.

Hasilnya, mereka menemukan tingkat kontaminasi bakteri yang tinggi, termasuk jejak staph dan E. coli yang dapat membuat kita sakit.

Ilustrasi membersihkan gagang pintu dengan tisu basah antibakteri. SHUTTERSTOCK/GOFFKEIN.PRO Ilustrasi membersihkan gagang pintu dengan tisu basah antibakteri.

2. Gagang pintu

Konsentrasi bakteri yang lebih tinggi dapat ditemukan di tempat-tempat yang sering kita sentuh.

"Ini termasuk gagang pintu, saklar lampu, talenan, pembuat kopi, kulkas, gagang microwave, bak mandi, keran, saluran air, dan handuk," sambung dia.

Setelah menyentuh gagang pintu, sebagian besar dari kita biasanya menyentuh mata, hidung, atau mulut. Inilah yang membuat kuman dapat menyebabkan infeksi.

Baca juga: 6 Kesalahan dalam Menggunakan Talenan, Apa Saja?

3. Talenan

Bagi yang suka memasak, penting untuk selalu mencuci tangan sebelum, sesudah, dan bahkan selama berada di dapur. Termasuk untuk memisahkan talenan untuk daging dan sayuran.

Kebersihan yang buruk di dapur menjadi tempat favorit berkembangnya bakteri salmonella, e-coli, dan campylobacter.

Bakteri semacam itu menjadi menjadi penyebab paling umum dari penyakit pada pencernaan, yang membuat orang bisa menderita muntah-muntah, kram perut dan diare.

4. Lap dapur

Rutinlah mencuci lap dapur, apalagi jika kondisinya selalu lembab setelah dipakai untuk mengeringkan piring dan gelas, atau meja dapur. Bakteri suka tumbuh dalam kondisi basah dan lembab.

Baca juga: Cara Mudah Usir Kecoak dan Serangga di Dapur

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.