Kompas.com - 23/01/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi mencukur bulu kemaluan Ilustrasi mencukur bulu kemaluan

• luka bakar dari penghilang rambut berbahan kimia

• timbulnya ruam

infeksi

Kendati demikian, cedera saat mencukur rambut kemaluan itu umum terjadi.

Satu survei tahun 2017 menemukan, 25,6 persen orang yang merawat daerah intim mengalami cedera selama atau setelah mencukur rambut.

Ini juga menjadi bukti terbatas, bahwa mencukur rambut kemaluan dapat meningkatkan risiko infeksi menular seksual (IMS).

Baca juga: Ketahuilah, 5 Risiko Mencabut Rambut Kemaluan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah mencukur rambut kemaluan meningkatkan risiko IMS atau tidak.

Cara mencukur rambut kemaluan

Ada beberapa metode sederhana yang dapat dicoba untuk mencukur rambut kemaluan di rumah.

Namun, kita perlu berhati-hati dengan metode apa pun yang dipilih untuk membantu mencegah cedera.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.