Kompas.com - 24/02/2021, 18:42 WIB
Ilustrasi memakai skin care. PEXELS/ANDREA PIACQUADIOIlustrasi memakai skin care.

1. Retinoid

Vitamin A adalah nutrisi yang sangat penting tidak hanya bagi kesehatan kulit, tetapi juga untuk kekebalan tubuh, kesehatan mata, dan lainnya.

Ketika diaplikasikan ke kulit dan meresap, tubuh akan mengubahnya menjadi retinol.

Beberapa produk anti-penuaan menggunakan jenis retinol yang disebut retinod. Kandungan ini diyakini dapat membantu menyamarkan jerawat dan mengurangi garis-garis halus.

Retinoid membantu merangsang pengelupasan sel-sel kulit agar lebih cepat dan meningkatkan produksi kolagen untuk meremajakan kulit.

Biasanya, produk yang dijual bebas memiliki kandungan retinoid yang lebih rendah daripada obat resep.

Jumlah retinoid yang diserap dari produk-produk topikal sebetulnya cenderung rendah, tetapi pada dosis yang lebih tinggi kerap dikaitkan dengan risiko kecacatan yang tinggi.

Oleh karena itu, penggunaan semua retinoid tidak disarankan selama kehamilan.

Wanita usia subur disarankan untuk tetap dipantau oleh dokter selama kehamilan dan mengehentikan penggunaan obat dengan kandungan yang dianggap berbahaya bagi janin sekitar satu hingga dua bulan sebelum mencoba hamil.

Baca juga: Bakuchiol Dapat Menjadi Retinol Alami? Ini Penjelasannya

2. Asam salisilat dosis tinggi

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X