Kompas.com - 26/03/2021, 13:57 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Seringkali, dokter gigi akan membandingkan pernafasan dari hidung ke mulut untuk membuat keputusan.

Dalam beberapa kasus, tes ini mungkin bertentangan satu sama lain. Tanyakan kepada dokter gigi, jenis tes apa yang terbaik.

Penyebab bau mulut

Kita mungkin ingin melihat bagaimana gaya hidup menentukan apakah kita berisiko mengalami bau mulut.

Kebersihan mulut yang buruk adalah salah satu penyebab paling umum dari bau mulut.

Jika kita tidak menyikat dan membersihkan gigi secara teratur, partikel makanan dan bakteri yang membusuk dapat tetap terperangkap di antara gigi, menyebabkan bau dan plak.

Jika plak pada gigi dibiarkan dan tidak dibersihkan setiap hari, dapat berubah menjadi karang gigi atau kalkulus yang keras.

Tartar mengumpulkan lebih banyak bakteri dan dapat menyebabkan kantong terbentuk di gusi di sekitar gigi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cegah Bau Mulut, Jangan Malas Gosok Lidah

Kantong ini menjebak makanan dan bakteri, menyebabkan bau mulut semakin parah.

Setelah karang gigi mengeras, kita hanya dapat dihilangkan dengan pembersihan gigi di dokter gigi.

Makanan

Apa yang kita makan dan minum juga penting. Makanan tertentu, seperti bawang putih dan bawang bombay, terkenal bisa menyebabkan bau mulut.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.