Kompas.com - 31/03/2021, 16:44 WIB
Pemilik sekaligus Direktur Kreatif Buttonscarves, Linda Aggrea di thematic store Buttonscarves Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPemilik sekaligus Direktur Kreatif Buttonscarves, Linda Aggrea di thematic store Buttonscarves Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

KOMPAS.com - Menjalani bisnis secara konsisten bukanlah hal yang mudah, apalagi jika bisnis tersebut sudah berjalan selama beberapa tahun.

Tak terkecuali brand gaya hidup yang dikenal dengan koleksi scarf-nya, Buttonscarves. Brand yang menginjak usia lima tahun pada Rabu (31/3/2021) ini juga pernah mengalami masa-masa sulit dalam perjalanan bisnisnya.

Salah satunya adalah kejenuhan (burnout).

Momen seperti itu tak jarang membuat tim pengembangan produk Buttonscarves menghadapi kebuntuan dalam menghasilkan desain produk.

Namun, salah satu cara untuk mengatasinya adalah mencari referensi baru dari luar kantor.

"Intinya cari referensi atau ide-ide baru enggak cuma melalui internet saja," ungkap VP Marketing & Brand Strategy Buttonscarves, Kanya Trihapsari kepada Kompas.com.

Bepergian atau traveling menjadi salah satu cara bagi Buttonscarves mencari ide-ide segar untuk diimplementasikan ke dalam produk mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inspirasi tak melulu harus didapatkan dengan bepergian ke luar negeri saja, tetapi juga bisa didapatkan dari daerah sekitar.

"Karena pandemi, (traveling) ke kota-kota terdekat dari Jakarta bisa banget, sih. Misalnya, kalau lagi jalan ke taman terus dapat inspirasi itu juga bisa banget," ucap Kanya.

Baca juga: Tetap Diserbu Meski Mahal, Ini Rahasia Buttonscarves

Berawal dari scarf

Buttonscarves, seperti namanya, berawal dari produk scarf.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.