Kompas.com - 02/04/2021, 10:55 WIB
Ilustrasi kopi. PIXABAY/COCOPARISIENNEIlustrasi kopi.

KOMPAS.com - Kopi yang mengandung kafein, tentu mendapatkan citra yang tak terlalu baik di dunia kesehatan dan kebugaran.

Ya, karena jika dikonsumsi secara berlebihan dapat mengacaukan mood, memicu kecemasan, insomnia, dan dalam jangka panjang bisa menjadi penyebab detak jantung tidak teratur.

Namun, tidak selamanya kopi buruk untuk kesehatan.

Disebutkan, secangkir kopi dapat meningkatkan daya memori, membantu mengingat berbagai hal untuk jangka panjang.

Baca juga: 10 Tanda Awal Demensia yang Perlu Diketahui

Sebuah riset menemukan kopi dapat memperbaiki untaian DNA yang rusak (asam deoksiribonukleat) yang dapat membantu kamu menghafal dengan mudah.

Li-Huei Tsai, PhD, profesor ilmu saraf Picower dan Direktur Institut Picower untuk Pembelajaran dan Memori di MIT menjelaskan tentang otak dan DNA.

"Setiap kali kita mempelajari sesuatu yang baru, sel-sel otak kita memecah DNA mereka, menciptakan kerusakan yang harus segera diperbaiki oleh neuron," kata Tsai.

Masalahnya adalah seiring bertambahnya usia, kecepatan perbaikan ini melambat, menyebabkan hilangnya memori dan kerusakan kognitif lainnya seperti demensia.

Seiring bertambahnya usia, efisiensi sistem perbaikan DNA terganggu, yang mengarah pada akumulasi kerusakan.

Baca juga: Jantung yang Sehat Kurangi Risiko Demensia

Ini menjadi lebih buruk jika orang tersebut menderita segala jenis kondisi genetik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X