Kompas.com - 15/06/2021, 12:27 WIB
Vaksinator menyuntikkan vaksin AstraZeneca pada warga saat peresmian Sentra Vaksinasi COVID-19 tiket.com di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta Pusat, Senin (14/6/2021). Sentra vaksinasi tersebut akan beroperasi selama tiga bulan hingga tanggal 26 September 2021 dengan melayani pemberian vaksin kepada warga yang telah berusia 18 tahun ke atas, golongan usia pra lansia, serta para pekerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif guna mendukung program pemerintah untuk memulihkan kembali industri pariwisata domestik. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGVaksinator menyuntikkan vaksin AstraZeneca pada warga saat peresmian Sentra Vaksinasi COVID-19 tiket.com di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta Pusat, Senin (14/6/2021). Sentra vaksinasi tersebut akan beroperasi selama tiga bulan hingga tanggal 26 September 2021 dengan melayani pemberian vaksin kepada warga yang telah berusia 18 tahun ke atas, golongan usia pra lansia, serta para pekerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif guna mendukung program pemerintah untuk memulihkan kembali industri pariwisata domestik.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Ketika Covid-19 muncul pertama kalinya, banyak kabar ajaib yang beredar. Contohnya, isu lemon dan teh yang diklaim dapat mencegah virus, atau masker tidak berpengaruh terhadap penyebaran virus

Belakangan, kabar seperti itu sudah berkurang karena kita makin memahami mana yang benar mana yang hoaks.

Namun masih ada pertanyaan yang kerap muncul: Apakah orang yang sudah divaksin masih bisa terpapar Covid-19 dan menularkan virus kepada orang lain?

Vaksinasi tidak membuat tubuh kebal terhadap Covid-19

Spesialis penyakit menular Lyssette Cardona, MD mengingatkan kita agar tidak lengah. Kendati sudah divaksin, ada kemungkinan kita masih dapat terinfeksi virus.

"Jika Anda sudah divaksinasi lengkap berarti Anda menyelesaikan serangkaian vaksin Covid-19 seperti yang dianjurkan untuk perlindungan terbaik terhadap komplikasi parah seperti rawat inap dan atau kematian."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak ada vaksin yang menawarkan perlindungan 100 persen terhadap penyakit, namun memberikan Anda kesempatan lebih baik untuk melawan konsekuensi menular dari terpapar virus SARS-CoV2," tutur Cardona.

Baca juga: Sudah Divaksin Bukan Berarti Bisa Kumpul-kumpul, Ini 4 Alasannya

Orang yang sudah divaksin masih bisa menularkan virus

Cardona mengatakan, seseorang yang sudah divaksin tetap bisa menularkan Covid-19, namun kemungkinannya lebih rendah.

Dia menambahkan, kondisi tersebut juga bisa menandakan seseorang tidak memiliki respons imun yang baik terhadap vaksin.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.