Kompas.com - 17/06/2021, 14:23 WIB

KOMPAS.com - Victoria's Secret berbenah menjadi brand yang lebih inklusif dengan menunjukan tujuh wanita cantik dan berprestasi sebagai dutanya.

Para wanita inspiratif ini disebut sebagai VS Collective, menggantikan VS Angel yang selama ini dikenal sebagai reprentatif produk pakaian dalam ini.

Berbeda dari sebelumnya, duta baru ini dipilih lebih karena prestasinya dan kemampuannya mewakili keragaman, bukan karena tubuh yang indah.

Dengan berbagai latar belakang dan kemampuan yang berbeda, deretan wanita ini akan berkolaborasi menciptakan produk dan kampanye yang sesuai dengan isu pemberdayaan wanita.

Baca juga: Mari Ucapkan Selamat Tinggal pada Victorias Secret Angel

Siapa saja mereka?

 

1. Priyanka Chopra Jones

 

Priyanka Chopra dalam acara desainer Michael Kors selama New York Fashion Week, beberapa hari lalu.Instagram/np_globaldomination Priyanka Chopra dalam acara desainer Michael Kors selama New York Fashion Week, beberapa hari lalu.
Aktris sekaligus produser berdarah India ini tak hanya dikenal karena kariernya di dunia perfilman namun juga aktif dalam berbagai kegiatan filantropi.

Istri Nick Jonas ini sudah aktif mengkampanyekan pemberdayaan perempuan secara global bersama UNICEF dan menjadi Goodwill Ambassador PBB.

Ia kerap berkunjung ke berbagai lokasi konflik seperti Yordania dan Suriah untuk berpartisipasi dalam upaya mengakhiri kekerasan terhadap wanita dan anak.

Baca juga: Tengok Penampilan Mesra Nick Jonas dan Priyanka Chopra di BBMA 2021

2. Valentina Sampaio

Valentina SampaioJosie Clough/Sports Illustrated: Valentina Sampaio
Model asal Brazil ini sebenarnya bukan nama baru untuk Victoria's Secret. Ia menjadi transgender pertama yang bergabung dengan fashion show tahunannya pada 2019 lalu.

Perempuan berusia 24 tahun ini juga merupakan model trangender pertama yang berhasil menjadi cover Sports Illustrated Swimsuit pada 2020 lalu.

Kesuksesannya menyebar dengan rutin menjadi pilihan sejumlah desainer dalam acara mode dan brand ambassador berbagai produk terkenal termasuk L'Oreal.

Baca juga: Valentina Sampaio, Model Swimsuit Transgender di Sports Illustrated

3. Paloma Elsesser

Penunjukkan Paloma Elsesser yang merupakan model plus size ini agaknya mengindikan VS akan lebih inklusif dalam menyediakan ukuran pakaian dalamnya. Elsesser memiliki ukuran 14 atau setara dengan XXL.

Namun ukuran tubuhnya tak menghentikannya menjadi model cover Vogue, salah satu majalan fashion ternama. Ia bahkan dikenal sebagai muse dari Path McGrath, brand kosmetik high end terkenal.

Model berdarah Afrika, Amerika Latin dan Eropa ini juga kerap bicara terbuka soal pentingnya penerimaan akan bentuk dan ukuran tubuh.

Baca juga: Kisah Kelam Para Model Bertubuh Plus Size

4. Megan Rapinoe

Megan Rapinoe meraih dua penghargaan sekaligus pada Piala Dunia 2019 Megan Rapinoe meraih dua penghargaan sekaligus pada Piala Dunia 2019
Wanita lain yang masuk dalam VS Collective adalah Megan Rapinoe, pemain sepak bola di tim nasional Amerika Serikat sekaligus peraih Ballon d'Or Féminin, penghargaan tertinggi bagi pesepabola wanita.

Wanita yang terbuka mengaku sebagai gay ini juga kerap terlibat dalam kampanye LGBTQ+ dan kesetaraan gender termasuk upah. Ia mengaku penampilan maskulinnya kerap membuatnya kesulitan mendapatkan tempat di dunia fashion dan kecantikan.

"Begitu sering saya merasa berada di sisi lain, memandang berbagai brand dalam industri kecantikan dan fashion dan saya senang bisa menciptakan ruang yang melihat spektrum sebenarnya dari SEMUA wanita," jelasnya seperti dikutip dari laman resmi VS.

5. Eileen Gu

Eileen Gu, juara dunia ski.wwd Eileen Gu, juara dunia ski.
Eileen Gu adalah juara dunia ski gaya bebas berdarah Amerika-Tiongkok. Ia berhasil mencatatkan sejarah ketika menjadi atlet rookie wanita pertama yang mendapatkan medali di ketiga cabang yang diikutinya di Olimpiade Musim Dingin X di Aspen, Colorado.

Remaja berusia 17 tahun ini juga tetap fokus pada pendidikan dengan menjalani kuliah di Stanford University pada 2022 mendatang. Belum lama ini, ia didapuk sebagai brand ambassador Tiffany & Co's bersama Anya Taylor Joy.

Baca juga: Balenciaga Gelar Peragaan Busana dengan Model Kloningan

6. Amanda de Cadenet

Jurnalis dan fotografer Inggris ini kerap mengkampanyekan isu feminism dalam berbagai karyanya. Ia juga berperan dengan CEO dan founder dari GirlGaze, platform multimedia pertama berbasis gerakan sosial yang mendukung wanita yang berkarier di dunia entertainment.

Ia dikenal aktif berkampanye guna menghilangkan kesenjangan gender dengan menciptakan visibilitas dan lapangan kerja bagi perempuan dalam berbagai sektor.

Baca juga: Pertunjukan Victorias Secret Tahun Ini Resmi Ditiadakan

7. Adut Akech

Dalam laman resminya, Adut Akech disebut sebagai pengungsi, pendukung gerakan kesejahteraan mental dan model. Wanita berkulit hitam ini memang merupakan pelarian dari Sudan Selatan yang sarat konflik.

Ia sempat menghabiskan masa kecilnya di camp pengungsian di Kenya sampai akhirnya tinggal di Australia hingga dewasa. Perjalanan hidupnya yang keras tak membatasi prestasi termasuk menjadi Model of The Year Industry 2018, mengalahkan Bella Hadid dan Kaia Gerber.

Baca juga: Model Bertubuh Besar Mengenakan Lingerie Victoria Secret

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.