Kompas.com - 15/07/2021, 18:11 WIB
Ilustrasi pasangan Ilustrasi pasangan

KOMPAS.com – Tidak selamanya kita bisa menemukan pasangan yang benar-benar baik dan cocok.

Terkadang, perilaku baik yang dilakukan pasangan hanyalah topeng untuk menutupi sifat asli yang manipulatif.

Sifat manipulatif semacam ini bisa dideteksi dengan beberapa cara, seperti mulai membatasi pilihan hidup atau membuat kita merasa bersalah.

Hubungan manipulatif seperti ini tentu tidak bisa dibiarkan. Sebab, lama kelamaan akan menghancurkan kondisi mental.

Baca juga: Kenali, Tanda Pasangan Ingin Mengendalikan Kita

Untuk itu, kita perlu mengenali ciri pasangan manipulatif, dan bagaimana menanganinya.

Ada beberapa cara untuk mengenali ciri pasangan manipulatif dan menanganinya:

1. Percaya suara hati

Jika kita mulai mempertanyakan perilaku dan maksud pasangan yang dicurigai manipulatif, percayalah pada pikiran kita. Jangan pernah abaikan suara hati.

Hati akan menyuruh kita untuk menjauh, memerhatikan, dan waspada jika ada bahaya.

Sayangnya, tak jarang kita mengabaikan suara hati semacam itu, dan lantas berujung pada terjadinya hal-hal yang merugikan diri sendiri.

2. Mulai mendominasi

Jika kita merasa pasangan mencoba untuk mendominasi dan mengendalikan, maka sudah waktunya untuk memerhatikanya lebih dalam.

Misalnya, ketika dia menjauhkan diri kita dari keluarga, atau membuat keputusan sepihak untuk kita, hal-hal ini perlu dicermati.

Kita harus menyelidiki lebih dalam terntang motif dan tujuannya.

Baca juga: Kenali Perilaku Manipulatif dalam Sebuah Hubungan Percintaan

3. Mengambil hak pilih

Jika kita melihat pasangan mencoba mengambil alih hak pilih, lekaslah siaga.

Pasangan bisa mulai membuat semua keputusan -seperti ke mana dan dengan siapa kita akan pergi, dan membatasi koneksi-, maka waktunya merebut kembali kuasa.

Jika kita membiarkan seseorang mengambil kuasa dan hak pilih kita, penting untuk mengambilnya kembali.

Kita tidak boleh merasa harus selalu meminta izin pada dia.

4. Manipulasi emosional

Tanda darurat lainnya adalah saat pasangan mulai mencoba memanipulasi kita secara emosi.

Misalnya, jika pasangan mencoba merayu melakukan sesuatu yang tidak selaras dengan pendirian kita, atau membuat kita merasa bersalah.

Pikirkan kembali harga diri kita dan putuskan apakah hubungan seperti itu sejalan atau tidak dengan prinsip kita.

Jika tidak, tinggalkan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Pinkvilla
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.