Kompas.com - 29/07/2021, 09:54 WIB
Ilustrasi stres dan cemas dalam pekerjaan shutterstockIlustrasi stres dan cemas dalam pekerjaan
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Masa pandemi Covid-19 telah memberikan kita banyak pelajaran, termasuk tantangan menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi di rumah.

Ketika orang-orang berpindah dari kantor untuk bekerja di rumah, beberapa merasa terisolasi dan tidak sabar untuk dapat segera kembali di kantor.

Sementara itu, ada pula yang menjadi terbiasa bekerja dari jarak jauh dan tidak pernah membayangkan diri mereka akan kembali bekerja di kantor.

Faktanya, banyak pekerja yang mulai menikmati keuntungan saat bekerja dari rumah karena lebih banyak fleksibilitas dan produktivitas juga meningkat.

Sebuah studi oleh Stanford University terhadap 16.000 pekerja selama sembilan bulan menemukan bahwa bekerja dari rumah meningkatkan produktivitas sebesar 13 persen.

Dengan begitu, kembali bekerja di kantor mungkin akan menimbulkan kecemasan bagi beberapa orang yang sudah nyaman dan merasa lebih produktif saat bekerja dari rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kecemasan kembali bekerja di kantor

Sebuah studi global "Employee Care: Defining the New Normal" baru-baru ini menemukan bahwa 100 persen dari 4.553 pekerja yang disurvei merasa cemas untuk kembali di kantor.

Mereka mengungkapkan sejumlah alasan mengapa merasa cemas untuk kembali ke kantor, termasuk takut terpapar Covid-19, kurang fleksibel, dan kerumitan waktu perjalanan.

Sebagai manusia, transisi kehidupan bisa membuat kita stres. Kembali ke tempat kerja mungkin dapat membuat perubahan dalam rutinitas maupun keseimbangan kehidupan kerja.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.