Kompas.com - 09/11/2021, 14:17 WIB

"Begitu (Scott) dimulai, semuanya menjadi kacau," kata penonton konser Alexis Guavin.

Banyak penonton yang terjepit, ada juga yang pingsan dan berteriak ketakutan. Beberapa mulai berteriak minta tolong dan khawatir dengan keselamatannya namun kondisi terus memburuk.

"Kerumunan itu sangat menggencet saya sehingga  seperti tidak bisa bernapas, saya mulai berteriak minta tolong, saya merasa sangat takut, seperti akan mati," katan Emily Munguia, penonton yang lain.

Baca juga: Travis Scott dan Drake Digugat karena Menghasut Kekacauan di Konser Astroworld

Menurutnya, ada begitu banyak orang yang terluka, pingsan, berdarah dan menangis. Kondisi ini membuat sebagian penonton semakin panik dan mengamuk sedangkan yang lainnya semakin sekarat.

Kepala Pemadam Kebakaran Houston, Sam Peña menyebutkan kerumunan penonton, untuk alasan apapun, mulai saling mendorong dan mendesak ke arah depan panggung sehingga yang di bagian depan makin tersudut.

"Orang-orang mulai jatuh, menjadi tidak sadarkan diri," kata Peña.

Sebanyak lebih dari 300 penonton dirawat di rumah sakit darurat yang didirikan dekat dekat lokasi acara. Alasannya beragam, ada yang mengalami serangan jantung, sesak napas dan berbagai kondisi medis lainnya.

Travis Scott menolak berhenti tampil

Penyelenggara Festival Astrowold dikritik karena insiden maut itu dianggap sebenarnya bisa dicegah. Selain itu, Travis Scott juga dihujat warganet, khususnya setelah ia dituding menolak bersikap kooperatif.

Baca juga: Konser Travis Scott Berujung Maut, 8 Orang Tewas dan Puluhan Luka-luka

Dalam rekaman video yang menyebar, ia enggan menghentikan konsernya meski penonton sudah berteriak minta tolong. Ketika ada salah satu penonton pria yang naik ke panggung untuk memintanya berhenti, kekasih Kyle Jenner itu menolak untuk berhenti.

"Siapa yang menyuruhku berhenti? Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan di sini," ujarnya, tak memberikan ruang agar staf medis dan petugas polisi bisa masuk untuk memberi bantuan.

Padahal, ada kendaraan ambulan yang terjebak di tengah penonton sehingga tak bisa mengevakuasi korban secepatnya. Sikapnya itu dianggap berkontribusi pada jatuhnya korban tewas selama konsernya itu.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber CNN


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
FEEL GOOD
Ruminasi
Ruminasi
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.