Kompas.com - 05/01/2022, 16:09 WIB

KOMPAS.com - Serial Netflix, Emily in Paris menuai protes dari Menteri Kebudayaan Ukraina, Oleksandr Tkachenko.

Drama yang dibintangi Lily Collins itu dianggap menampilkan stereotip buruk Ukraina lewat salah satu karakternya.

Tokoh yang dimaksud adalah Petra, teman sekelas Emily yang berasal dari Kyiv, ibukota Ukraina.

Dalam salah satu episode season kedua yang belum lama ini tayang, Petra mengutil selama perjalanan di Paris, Perancis.

Baca juga: Kini Penggemar Bisa Membeli Busana dalam Serial Emily in Paris

Karakter yang diperangkan aktris Daria Panchenko ini diceritakan membawa pakaian dari toko yang dikunjunginya tanpa membayar.

Ia juga digambarkan memiliki selera fashion yang buruk dan bermasalah sehingga berisiko dideportasi.

Penggambaran tersebut dianggap sebagai penghinaan dan menyinggung warga negara yang berlokasi di Eropa Timur itu.

"Di Emily di Paris, kami memiliki gambar karikatur seorang wanita Ukraina, yang tidak dapat diterima," ujar Tkachenko dalam pernyataan publiknya.

"Di sisi lain, itu juga ofensif. Akankah orang Ukraina terlihat seperti itu di luar negeri? ? Siapa yang mencuri, ingin mendapatkan semuanya secara gratis, takut dideportasi? Seharusnya tidak demikian."

Petinggi negara itu juga telah melayangkan protes resmi kepada Netflix, selaku platform streaming yang memproduksi serial tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.