Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

La Sape di Kongo Vs “BPJS” di Indonesia

Kompas.com - 15/04/2022, 09:43 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Meike Kurniawati

LA SAPE mungkin samar di telinga masyarakat Indonesia. Apa itu La Sape? La sape adalah akronim dari bahasa Perancis La Socit des Ambianceurs et des Personnes lgantes yang artinya masyarakat yang berpakaian elegan.

Sebutan untuk sebuah komunitas di Kongo – Afrika Tengah yang begitu bangga dengan busananya.

Sapeurs (sebutan untuk anggota La sape) dalam kesehariannya mengenakan busana mewah, rancangan desainer Eropa ternama, brand asli bukan palsu (KW).

Kelompok ini pantang menggunakan barang KW. Bagi mereka menggunakan barang KW sama dengan penghinaan.

Menggunakan busana buatan desainer kenamaan Eropa adalah segalanya bagi para Sapeur.

Sekilas tidak ada yang salah dengan gaya hidup para Sapeur ini. Namun, pada kenyataannya para Sapeur ini rela tidak makan, meminjam uang, hingga mencuri demi berpakaian mewah.

Kerap kesulitan makan, hidup susah, namun membeli busana yang harganya rata-rata tiga kali lipat dari penghasilan.

Gaya hidup boros dan mahal. Padahal sebagian besar berasal dari daerah miskin dan ekonomi sulit. Para Sapeur digambarkan lebih mementingkan pakaian dari pada makan.

Keberadaan La Sape di Kongo tentunya adalah sebuah ironi. Kongo termasuk dalam daftar 10 negara termiskin di dunia. Dengan 46,5 persen (hampir setengah dari populasi) masyarakatnya hidup pada garis kemiskinan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.