Kompas.com - 31/05/2022, 13:23 WIB
|
Editor Wisnubrata

Menurut WHO, berhenti merokok merupakan salah satu solusi untuk menjaga kesehatan dan lingkungan.

Asap tembakau berkontribusi pada tingkat polusi udara yang lebih tinggi dan mengandung tiga jenis gas rumah kaca.

Baca juga: Petani Tembakau Bermitra dengan Perusahaan, Ini Manfaatnya

Petani tembakau beralih ke sistem berkelanjutan

Tema besar Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2022 juga mengimbau pemerintah dan pembuat kebijakan mendukung para petani tembakau untuk beralih ke mata pencaharian yang lebih berkelanjutan.

Hal itu bertujuan agar meminimalisir dampak lingkungan dari penanaman, pengawetan dan pembuatan tembakau dengan menerapkan langkah-langkah pengendalian tembakau terhadap gas rumah kaca.

"Pemerintah perlu mengambil langkah serius terhadap kampanye marketing tembakau dan segala produknya untuk meningkatkan kesehatan dan melestarikan lingkungan kita”, pungkas Esti.

Baca juga: Cukai Hasil Tembakau Naik, Masyarakat Justru Berburu Rokok Harga Murah

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber UICC,WHO


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.