Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/09/2022, 15:18 WIB

KOMPAS.com - Sakit perut bisa disebabkan saat kita mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.

Biasanya kondisi tersebut dipicu karena makanan yang kita konsumsi sudah terkontaminasi bakteri, virus atau benda asing lainnya.

Namun, beberapa kandungan dari makanan atau minuman secara langsung juga dapat memberikan efek tertentu pada saluran pencernaan.

Seperti halnya makanan pedas atau asam yang bisa meningkatkan produksi asam lambung yang memicu sakit perut, mulas hingga perut terasa kembung.

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Perut dengan 5 Jenis Minyak Esensial

Makanan dan minuman penyebab sakit perut

Saat kondisi perut tidak dalam keadaan prima, ada baiknya jika kita lebih selektif lagi dalam memilih makanan atau minuman yang hendak dikonsumsi.

Hal itu bertujuan untuk mencegah sakit perut muncul secara tiba-tiba, karena masalah ini bisa mengganggu produktivitas kita sehari-hari.

Maka dari itu, simak 11 makanan dan minuman penyebab sakit perut yang perlu kita hindari berikut ini, sebagaimana dilansir Bustle.

1. Makanan tinggi serat

Makanan tinggi serat sangat baik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Tetapi ketika mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan, serat dapat menyebabkan sakit perut dan kembung.

Karena itu, tak ada salahnya jika kita menerapkan pola makan seimbang dengan asupan serat yang cukup dan tidak berlebihan untuk mencegah sakit perut.

2. Sayuran mentah

Sayuran mentah juga dapat memicu sakit perut. Hal itu bisa terjadi karena tubuh cenderung mengalami kesulitan saat memecah unsur-unsur yang ada pada sayuran mentah.

Cara paling aman saat mengonsumsi sayuran mentah adalah dimasak dengan suhu yang tidak terlalu panas dan dalam waktu singkat tanpa merusak kandungan nutrisinya.

Pakar gizi menyarankan untuk memasak sayuran dengan teknik pengukusan, pemanggangan, tumis-tumisan dengan minyak zaitun atau minyak kelapa.

Cara tersebut dapat menjaga nutrisi pada sayuran tetap utuh dan cita rasa sayuran juga akan lebih terasa nikmat.

3. Protein bar

Protein bar biasanya dikemas dengan pemanis dan zat aditif tertentu. Seperti kandungan erythritol yang bisa memicu sakit perut ketika sistem pencernaan sedang tidak dalam keadaan prima.

Tracee Badway, ahli kebugaran sekaligus instruktur yoga yang berbasis di Chicago, AS mengatakan, aneka protein bar sebaiknya tidak dikonsumsi sekaligus, melainkan dimakan secara bertahap.

Misalnya kita makan setengah porsinya saja untuk mengetahui apakah kandungannya dapat memicu sakit perut atau tidak.

Baca juga: 5 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi, Tak Cuma Gara-gara Kafein

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber Bustle


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com