Kompas.com - Diperbarui 14/10/2022, 09:01 WIB

KOMPAS.com - Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) meninggalkan penderitaan dan trauma mendalam pada korbannya.

Tindakannya tidak hanya melukai fisik namun juga merusak mental dan masa depannya.

Tak jarang, korban KDRT sulit melanjutkan kehidupannya karena terbayang-bayang dengan pengalaman buruknya di masa lalu.

Baca juga: Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT atas Rizky Billar, Polisi: Tak Langsung Hentikan Proses Hukum

Kekerasan domestik memang menyebabkan seseorang kehilangan harapan karena berbagai implikasinya termasuk muncul rasa rendah diri dan tidak berharga.

Dengan berbagai dampak buruknya itu, apakah pelaku KDRT layak dimaafkan?

Memaafkan pelaku KDRT tidak bisa dipaksakan

Psikolog keluarga, Lucia Peppy Novianti, M. Psi mengatakan konsep memaafkan adalah hal normatif sehingga penerapannya kembali kepada setiap individu, terutama korban yang mengalaminya.

Dalam perspektif kemanusiaan maka sewajarnya manusia saling memaafkan namun tidak semudah itu diberlakukan untuk kasus KDRT.

Alasannya, kekerasan yang dilakukan memberikan dampak yang luar biasa pada diri korban.

Baca juga: Kenapa Wanita Bertahan dalam Hubungan Penuh Kekerasan?

"Apakah salah bila korban berada pada titik tidak mampu memaafkan?"ujarnya, dalam diskusi dengan Kompas.com, kemarin.

"Sebagai seorang manusia, sangat mungkin tidak mampu memaafkan ketika diri atau orang terdekat menjadi korban atas KDRT tersebut," jelas Lucia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.