Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/05/2023, 06:16 WIB
Sekar Langit Nariswari

Penulis

KOMPAS.com - Buah adalah asupan yang baik untuk tubuh dan dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari.

Namun ada beberapa jenis buah-buahan yang bisa memicu lonjakan kadar gula darah apabila dimakan setiap hari karena kandungan gula alami yang tinggi.

Hal ini khususnya wajib diperhatikan oleh penderita diabetes atau yang memiliki risiko penyakit ini atau orang yang ingin mengurangi asupan gula, karena alasan tertentu.

Baca juga: 8 Pilihan Buah Enak untuk Jaga Kesehatan Ginjal

"Selain memperhatikan kandungan gula, Anda juga ingin mengoptimalkan kandungan serat, yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah," kata Mary Wirtz, ahli diet terdaftar di AS.

Oleh sebab itu, ia menyarankan kita untuk lebih bijak memilih buah rendah gula agar manfaatnya untuk tubuh lebih optimal.

Misalnya:

Jeruk

Berbagai jenis jeruk seperti lemon, limau, jeruk mandarin dll memiliki gula lebih minim.

Selain itu, buah ini juga kaya vitamin C sehingga dapat mengurangi peradangan pada tubuh.

Mirtz mengingatkan untuk memilih jus jeruk segar, bukannya minuman kemasan yang banyak dijual di pasaran.

Baca juga: 5 Buah untuk Turunkan Kolesterol Tinggi, dari Jeruk hingga Semangka

Beri

Beri dianggap sebagai salah satu buah paling sehat yang bisa dimakan setiap hari.

Bukan hanya rendah gula namun juga tinggi antioksidan, potasium, magnesium, vitamin C dan K, serat, dan prebiotik, yang bagus untuk kesehatan usus.

Baca juga: Makan Blueberry Bisa Dongkrak Kolagen dan Cegah Keriput, Benarkah?

Kiwi

Kiwi tergolong kurang populer padahal amat direkomendasikan untuk orang dengan risiko kadar gula tinggi.

Kiwi adalah sumber antioksidan, vitamin C yang bagus, dan juga kaya akan serat.

Selain itu, kita juga disarankan untuk makan isi dan kulitnya sekaligus untuk manfaat yang lebih optimal.

Melon

Ilustrasi melon, buah melon. PIXABAY/PUBLICDOMAINIMAGES Ilustrasi melon, buah melon.
Melon bukan saja rendah gula namun juga kaya potasium yang penting untuk kesehatan jantung.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com