Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Facial Hannibal Lecter, Perawatan Wajah Terbaru Pakai Arus Listrik

Kompas.com - 01/12/2023, 07:15 WIB
Sekar Langit Nariswari

Penulis

Sumber USA Today

KOMPAS.com - Inovasi di dunia kecantikan memang tidak ada habisnya.

Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi masalah kulit sehingga penampilan tetap terjaga.

Seperti tren facial Hannibal Lecter yang kini marak di Amerika Serikat, khususnya California Selatan.

Diambil dari nama karakter pembunuh berantai kanibal dari film The Silence of the Lambs, perawatan kecantikan ini dilakukan dengan mengalirkan arus listrik kecil ke kulit lewat topeng berwarna cokelat

Desain topeng ini yang kemudian jadi inspirasi namanya karena mirip dengan yang dipakai tokoh yang diperankan Anthony Hopkins itu.

Baca juga: 7 Facial Paling Ekstrem yang Pernah Dicoba Manusia

Terlepas popularitas dan klaim manfaatnya, para pakar menilai masih dibutuhkan riset lebih lanjut soal facial galvanis ini.

“Saya akan meminta (pasien) untuk menunggu beberapa tahun lagi sampai ada penelitian yang lebih baik,” kata Dr. Danilo Del Campo, dokter kulit yang berbasis di Chicago.

“Tetapi sepertinya bidang ini sangat menjanjikan, dan saya berharap ada sesuatu yang bisa dihasilkan dari bidang ini.”

Cara kerja facial Hannibal Lecter

Facial Hannibal Lecter disebut mampu meningkatkan kekencangan kulit, sirkulasi, mengecilkan pori-pori, dan melembabkan.

Harganya bervarisi di setiap klinik tapi berkisar 180 dollar AS, setara Rp 2,7 juta, per sesi.

Kehoe, profesional perawatan kulit holistik, yang rutin melakukan perawatan tersebut mengaku merasakan manfaatnya untuk memperbaiki jerawat dan ukuran pori-pori kulitnya.

“Saya sangat menyukai perawatan ini, karena menurut saya ini bagus untuk semua jenis kulit,” katanya, dikutip dari USA Today.

Baca juga: 6 Alasan Pria Juga Butuh Facial

Meski demikian, Anthony Rossi, dokter kulit yang berbasis di New York, mengatakan manfaat yang dirasakan kemungkinan besar bersifat sementara dan merupakan akibat dari panas pada kulit akibat arus listrik.

Panas ringan, seperti dari uap atau kompres panas, katanya, telah diketahui dapat meningkatkan sirkulasi dan membantu melawan jerawat.

“Gagasan bahwa Anda sedikit memanaskan kulit mungkin adalah hal yang membantu meningkatkan sirkulasi dan meningkatkan aliran darah ke area tersebut," terangnya.

"Itulah yang membuat kulit bersinar dan membantu mengatasi jerawat, itulah yang saya spekulasikan."

Baca juga: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Dahi

Dr Del Campo menambahkan kemungkinan manfaat lain adalah penggunaan arus listrik untuk mendorong bahan lain dari wajah lebih dalam ke lapisan kulit.

“Pemikirannya adalah bahwa energi positif dari elektron yang mendorong ke dalam kulit membantu mendorong apa pun yang ada di permukaan kulit Anda lebih dalam,” katanya.

Ia menambahkan, hal ini dapat menyebabkan asam hialuronat masuk lebih dalam ke lapisan kulit untuk meningkatkan hidrasi atau peptida lebih intens untuk meningkatkan kolagen.

Sisi keamanannya

Hal lain yang harus diperhatikan, facial Hannibal Lecter bukan untuk semua orang.

Dr Del Campo memperingatkan, pemilik kulit sensitif, sedang hamil atau memiliki logam apa pun, seperti alat pacu jantung, di tubuhnya harus menghindari perawatan ini.

Untuk cara yang lebih aman dan teruji untuk memperbaiki kulit, dia merekomendasikan retinoid, exfoliant, SPF dan, berkonsultasi dengan dokter kulit bersertifikat.

Baca juga: Hindari, 5 Kesalahan Terbesar Sebelum dan Sesudah Facial

Jika memang ingin mencobanya, Dr. Rossi menekankan pentingnya melakukan perawatan di sumber yang memiliki reputasi baik dengan peralatan yang dapat diandalkan.

Meskipun menurutnya perawatan wajah ini mungkin aman bagi kebanyakan orang, jika terjadi kesalahan, konsekuensinya bisa parah.

“Jika mesinnya rusak atau jika energinya terlalu banyak, Anda berisiko mengalami luka bakar, yang bisa menimbulkan jaringan parut,” ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com