Salin Artikel

Puasa Ramadhan dan Manfaat Penurunan Berat Badan

Di sepanjang Ramadhan umat Muslim harus mengendalikan nafsu, termasuk menahan haus dan lapar sejak matahari terbit hingga tenggelam. 

Menahan lapar dan dahaga tentu bukan perkara yang selalu mudah. Namun di balik semua itu, ternyata puasa Ramadhan mendatangkan manfaat kesehatan.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan, banyak dari mereka yang menjalani puasa mengalami penurunan berat badan, sekaligus menyusutkan faktor risiko penyakit jantung.

Sudah banyak bukti yang menunjukkan puasa Ramadhan dapat mengurangi angka kolesterol jahat, dan memacu angka kolesterol baik.

Kondisi itulah yang pada akhirnya akan menekan risiko munculnya penyakit jantung.

Selain itu, puasa juga berperan dalam upaya penurunan berat badan.

Demikian dikatakan Amanda Salis, Profesor bidang riset obesitas di University of Sydney's Charles Perkins Centre.

"Kami mengetahuinya dari penelitian, Ramadhan sangat membantu upaya pengurangan berat badan."

"Dan, hal itu sudah ditunjukkan dalam banyak uji coba klinis, banyak dari mereka yang mengalami penurunan bobot tanpa adanya intervensi," ungkap perempuan itu.

Baru-baru ini, kata Salis, rekan kerjanya di University of Sydney melakukan riset untuk menjawab apakan pengurangan berat badan itu menyusutkan massa otot atau lemak.

Nah, ada hal menarik yang didapat oleh Salis. Suami dari si peneliti yang berasal dari Turki, menghentikan kebiasaannya berolahraga selama Ramadhan.

Sudah banyak yang memahami bahwa seseorang akan kehilangan massa otot saat berhenti berolahraga. Namun perlu diungkap mengapa orang kehilangan bobot ketika berpuasa.

Dalam penelitian itu terungkap, hilangnya jaringan tanpa lemak selama Ramadhan tidak berbeda dengan cara lain yang sudah dikenal.

"Apa yang disorot dalam penelitian ini adalah bahwa, ya, orang-orang kehilangan berat badan. Lemak dan jaringan tanpa lemak berkurang selama puasa Ramadhan."

"Tapi setelah puasa Ramadhan, hal-hal ini cenderung kembali normal dalam enam minggu berikutnya. Jadi, penurunan berat badan bersifat sementara," ungkap dia.

"Saya pikir langkah selanjutnya adalah menemukan cara untuk memperpanjang manfaat itu setelah puasa Ramadhan berakhir."

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/05/27/180000520/puasa-ramadhan-dan-manfaat-penurunan-berat-badan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.