Kompas.com - 11/05/2018, 12:12 WIB
Ilustrasi kentang YelenaYemchukIlustrasi kentang
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Banyak orang menganggap menghindari kentang, nasi dan pasta—makanan berkabohidrat— adalah ancaman bagi berat badan.

Ternyata, menurut studi, kadang-kadang yang terjadi justru sebaliknya.

Dikutip dari laman New York Post, makanan seperti kentang, nasi, dan pasta dapat membantu menurunkan berat badan lebih cepat daripada fokus menghitung asupan kalori.

Para peneliti mengatakan, makanan tersebut mengisi perut lebih cepat, sehingga orang akan lebih sedikit mengasup makanan ringan dan junk food.

Tentu ini tidak terjadi pada mereka yang memiliki nafsu makan gila-gilaan sehingga tetap menyantap apapun walau sudah makan nasi.

Hal itu berlaku bagi orang yang mengasup buah segar, sayuran, daging tanpa lemak, ikan, telur dan kacang-kacangan. 

Baca juga : Berapa Batas Asupan Karbohidrat Ideal Per Hari?

Pemimpin studi Dr Nicola Buckland, dari Universitas Leeds, mengatakan, banyak orang menyerah pada diet karena mereka merasa lapar di sela-sela jam makan.

Nah, makan makanan dengan kepadatan energi rendah dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

Studi ini menemukan, 37 wanita yang memiliki kelebihan berat badan mengasup makanan dengan kepadatan energi rendah selama 14 pekan mengalami penurunan berat badan rata-rata 5,8 kg.

Tetapi, pada periode yang sama, 41 wanita lain yang melakukan program pembatasan 1.400 kalori per hari, berat badanya hanya menurun 3,1 kg.

Tes terpisah pada kedua kelompok ini juga menunjukkan, mereka makan 1.057 kalori lebih sedikit saat makan malam, jika sarapan dan makan siang dengan makanan padat energi yang lebih sedikit.

Baca juga : Ternyata, Mengurangi Karbohidrat Bukan Cara Diet Terbaik

Mereka juga  merasa kurang lapar dan lebih sedikit ‘lapar mata’.

Artinya, bila nasi, kentang, atau pasta bisa membuatmu tidak lagi ingin ngemil atau makan junk food, maka cara ini akan berhasil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.