Trik Turunkan Berat Badan bagi Pemilik Metabolisme Lambat

Kompas.com - 27/08/2019, 14:11 WIB
Ilustrasi berat badan meningkat karena konsumsi narkoba Shutterstock.comIlustrasi berat badan meningkat karena konsumsi narkoba

KOMPAS.com - Memiliki metabolisme lambat seakan menjadi "bencana" tersendiri bagi banyak orang.

Pasalnya, mereka yang mengalami kondisi ini biasanya sulit untuk menurunkan berat badan, dan bahkan lebih cepat gemuk.

Kendati demikian, bukan berarti tak ada cara jitu untuk mendapatkan tubuh ideal.

Pertama, perlu dipahami bahwa tingkat metabolisme sangat menentukan cara tubuh dalam mengubah makanan dan minuman yang disantap, agar menjadi energi.

Lalu, metabolisme pun terkait dengan bagaimana tubuh menyimpan energi sehingga dapat digunakan saat dibutuhkan.

Baca juga: Produser TV Show Korea, Pamer Sukses Turunkan Berat Badan 32 Kg

Nah, ada banyak faktor yang menentukan tingkat metabolisme seseorang. Fakor-faktor yang tak bisa diubah, antara lain usia dan genetika.

Laman Hello Sehat mengungkap, di luar dua faktor itu, ada beberapa hal yang membuat metabolisme melambat, antara lain, tingkat aktivitas fisik yang rendah, konsumsi kalori yang sedikit, dan asupan protein yang terbatas.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dan berlemak juga dapat memperlambat metabolisme.

Metabolisme tubuh juga dipengaruhi oleh tingkat stres, kualitas istirahat, dan konsumsi obat-obatan tertentu.

"Namun, tingkat metabolisme juga terkait erat dengan komposisi tubuh dan massa otot," kata Elizabeth Lowden, seorang ahli endokrinologi bariatrik.

Secara khusus, kita dapat meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan massa otot dan menurunkan lemak tubuh.

Jadi, dua cara tersebut bisa kita gunakan untuk meningkatkan tingkat metabolisme.

Metabolisme yang lambat membuat kita sulit untuk menghilangkan lemak, tetapi lemak membuat kita sulit untuk mempercepat metabolisme.

Baca juga: Kenali, 6 Kebiasaan yang Memperlambat Metabolisme

"Ini adalah teka-teki yang membuat frustrasi. Namun, kita harus memutus siklus tersebut," kata Holly Lofton, Direktur Medical Weight Management Programme di NYU Langone Health.

Lofton juga mengatakan, kita bisa mengukur tingkat metabolisme tubuh dengan mengukur tinggi dan berat badan. Namun, hasil pengukuran tersebut kurang akurat.

Untuk menurunkan tingkat metabolisme tubuh, kita bisa melakukan hal-hal berikut ini:

1. Konsumsi kalori lebih sedikit

Jika kita memiliki metabolisme yang lambat dan ingin menurunkan berat badan, hal pertama yang harus kita lakukan adalah dengan mengonsumsi sedikit kalori daripada kalori yang kita bakar.

"Penurunan berat badan selalu mengarah pada keseimbangan energi," tambah Lowden.

Sementara, Lofton merekomendasikan untuk mengurangi sekitar 250 kalori sehari untuk memulai.

Untuk melakukannya, kita bisa mengurangi porsi makan kita sedikit demi sedikit.

Cara ini akan membantu kita untuk mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan.

"Ketika persentase lemak tubuh menurun, metablisme tubuh juga meningkat," kata Lofton.

Baca juga: Ingin Turunkan Berat Badan? Coba 4 Jenis Minuman Ini

2. Meningkatkan aktivitas fisik

Saat kita menurunkan asupan kalori, Lofton juga merekomendasikan agar kita berolahraga lebih banyak.

Membangun otot melalui latihan kekuatan sebenarnya adalah cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme.

Tetapi ketika kita ingin menghilangkan lemak perut, Lofton, merekomendasikan kita agar melakukan olahraga kardio.

"Tubuh kehilangan lemak secara efisien dengan melakukan aktivitas fisik yang intens," kata Lofton.

Latihan kardio dan latihan kekuatan sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Lalu, tentunya dua jenis olahraga tersebut sangat membantu dalam menurunkan berat badan.

Meningkatkan rutinitas olahraga kardio sembari mengurangi asupan kalori akan menghasilkan hasil yang lebih cepat.

Setiap jenis aktivitas fisik akan membantu untuk meningkatkan metabolisme.

Bahkan, kegiatan-kegiatan seperti berjalan lebih banyak, naik tangga, dan bergerak sepanjang hari juga terhitung aktivitas fisik yang membantu meningkatkan metabolisme.

"Namun, hasil maksimal dalam menurunkan berat badan bisa kita dapatkan dengan meningkatkan detak jantung," kata Lofton.

Baca juga: Pria, Lakukan Latihan Otot Ini untuk Meningkatkan Performa di Ranjang

3. Membangun massa otot

Untuk meningkatkan metabolisme lebih lanjut,  Lofton merekomendasikan agar kita melakukan latihan kekuatan.

Mengurangi asupan kalori dan latihan kardio akan membantu menurunkan lemak, yang mengarah pada peningkatan metabolisme.

Kemudian, meningkatkan massa otot akan membuat usaha kita untuk meningkatkan metabolisme semakin terlihat hasilnya.

"Otot meningkatkan metabolisme basal, yang berarti kemampuan tubuh untuk membakar lebih banyak kalori saat istirahat juga meningkat," ucap Lowden.

"Tingkat massa otot yang lebih tinggi juga dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar selama beraktivitas dan berolahraga," tambah dia.

Pada dasarnya, tingkat massa otot setara dengan metabolisme tubuh.

Jadi, memulai program latihan angkat besi selama empat minggu, yang dirancang khusus untuk pemula, mungkin bisa menjadi pilihan.

Baca juga: Berapa Lama Waktu Diperlukan untuk Bentuk Otot Perut?

4. Konsumsi lemak sehat dan protein

Menurut Dori Arad, Direktur Mount Sinai PhysioLab, lemak dan protein dicerna lebih lama oleh tubuh dan mengeluarkan energi lebih banyak daripada makanan lain.

Meskipun membangun otot adalah cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme, makan lebih banyak protein dan lemak dapat juga meningkatkan metabolisme.

Protein juga membantu kita membangun massa otot. Untuk mendapatkan asupan protein, kita bisa mengonsumsi ayan atau kalkun tanpa kulit kacang dan lentil, ikan, tahu dan daging sapi giling.

Untuk mendapatkan asupan lemak sehat, kita bisa mengonsumsi kacang-kacangan, minyak ikan, alpukat, dan minyak zaitun.

5. Konsisten

Menurunkan berat badan saat kita memiliki metabolisme yang lambat memang bukan hal yang mudah.

Namun, hal itu dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup yang konsisten.

"Tingkat metabolisme basal yang lebih rendah menunjukan bahwa kita butuh kesabaran dan konsistensi tinggi," kata Lowden.

Mungkin perlu waktu lebih lama untuk melakukan perubahan yang tepat dan melihat hasil yang kita cari.

Namun, menurut Lowden, semua tantangan tersebut bukan berarti kita tak bisa menaklukannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber POP SUGAR,
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X