Kompas.com - 10/01/2020, 12:00 WIB
Barang bukti narkotika berupa tembakau gorila kasus penyelundupan Narkotika di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Senin (23/12/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOBarang bukti narkotika berupa tembakau gorila kasus penyelundupan Narkotika di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Senin (23/12/2019)

KOMPAS.com -  Remaja merupakan kelompok yang rentan akan bahaya penggunaan zat adiktif seperti narkoba karena mereka memiliki rasa ingin tahu yang besar, namun pengetahuannya terbatas.

Tidak hanya membahayakan kesehatan dan jiwa, penggunaan narkoba juga bertentangan dengan hukum. Itu sebabnya bahaya narkoba perlu diajarkan sejak dini kepada anak.

Sebuah laporan di Amerika pada tahun 2016  menyebutkan 8,7 juta anak di bawah usia 18 tahun hidup bersama setidaknya satu orang tua dengan gangguan pemakaian narkoba.

Di Indonesia, menurut Badan Narkotika Nasional (BNN)  angka penyalahgunaan narkoba di tanah air tahun 2017 mencapai tiga juta pengguna.

Pada 2019, jumlah pengguna narkoba di Indonesia diperkirakan meningkat menjadi 3,6 juta orang dengan pengguna berusia di atas 15 tahun.

Seringkali kita sebagai orang tua ingin memberi tahu bahaya kecanduan narkoba kepada anak, namun tidak tahu bagaimana membuka obrolan yang tepat, tidak sekadar menakut-nakuti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Positif Gunakan Narkoba, Medina Zein Direhabilitasi 3 Bulan

"Anak-anak jauh lebih cerdas hari ini. Percakapan terbuka dan jujur dapat menjadi dasar untuk menjaga masa depan mereka," kata John Sovec, pakar pencegahan dan kesehatan mental yang berbasis di Pasadena, California.

Sedikitnya ada sembilan poin yang perlu diketahui orangtua agar bisa mengedukasi anak tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

 

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Mulai sejak awal

"Yang terpenting, percakapan ini perlu dimulai jauh sebelum anak-anak terpapar narkoba dalam kelompok sebaya mereka," ujar Lindsey Prevost, direktur layanan pencegahan di Council on Alcohol & Drug Abuse for Greater New Orleans, kepada HuffPost.

"Kita bisa berbicara dengan anak-anak sejak pra-sekolah dan menyoroti beberapa hal itu."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X