Kompas.com - 05/04/2020, 18:26 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Mau berubah atau tidak 

Dengan memahami posisi kita ada di zona mana, selanjutnya kita harus bertanya pada diri sendiri, apakah kita mau tetap di zona ini atau keluar.

Jika kita berada di zona ketakutan, misalnya, maka jika kita tetap tidak mau keluar dari zona ini, kita hanya akan merusak diri.

“Karena takut, kita jadi beli stok masker berlebihan. Di zona ini energinya takut, selalu khawatir. Padahal, energi itu bisa merusak tubuh sendiri, memakan sistem imun kita,” paparnya.

Sandi mengatakan, setiap orang bisa keluar dari zona ketakutan. Namun, tidak semua orang mau berubah.

Baca juga: Ini 5 Penelitian yang Memberikan Harapan dalam Melawan Corona

“Sudah waktunya kita keluar dari zona ketakutan. Dalam gambaran zona-zona tersebut, kita menghadapi pandemi yang sama, tapi kita sendiri yang memutuskan apakah kita akan selalu cepat marah atau belajar sesuatu yang baru,” katanya.

Menurut Sandi, zona tersebut bukanlah zona yang mati. Dalam artian, bisa saja orang yang sudah ada di zona bertumbuh akan masuk lagi ke zona ketakutan. Misalnya karena dipicu oleh kabar kematian anggota keluarga akibat virus ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Itu adalah hal yang manusiawi, tapi cuma kita sendiri yang bisa menentukan kita akan berada di zona yang mana,” ujarnya.

Agar kita bisa belajar dan bertumbuh, Sandi menyarankan agar kita melakukan hal yang pasti atau berada di bawah kendali kita.

“Lakukan hal-hal yang pasti, yang bisa membuat kita terhindar dari penyakit ini. Misalnya rajin cuci tangan, menjaga jarak, hidup sehat. Belajarlah melakukan sesuatu yang bisa kita kerjakan,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.