Kompas.com - 08/01/2021, 06:35 WIB
Ilustrasi kulit gatal. SHUTTERSTOCK/ORAWAN PATTARAWIMONCHAIIlustrasi kulit gatal.

Disarankan pula untuk mengonsumsi asam lemak omega-3, yang dapat ditemukan pada ikan-ikan berlemak, seperti ikan salmon, mackerel dan tuna.

Sementara sumber omega-3 dari tanaman termasuk biji rami, minyak kanola, kedelai, dan kacang-kacangan serta biji-bijian, termasuk kenari dan biji chia.

Selain itu, menurut University of Michigan Medicine, pastikan diet yang kamu lakukan tidak mengurangi riboflavin atau niacin.

Keduanya dibutuhkan untuk kesehatan kulit.

Beberapa sumber riboflavin seperti susu, sayuran berdaun hijau, biji-bijian dan roti serta sereal yang diperkaya.

Sementara sumber Niacin (vitamin B3) termasuk daging, ikan, unggas, gandum utuh atau sereal dan roti yang diperkaya, jamur, asparagus, sayuran berdaun hijau, dan selai kacang.

Baca juga: Diet Mediterania Vs Diet Rendah Lemak, Mana Lebih Baik untuk Jantung?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Jenis olahraga
Apakah kamu banyak berolahraga demi menurunkan berat badan?

Nah, bisa jadi itu adalah alasan kamu mengalami kulit gatal.

Beberapa jenis olahraga, seperti sepeda atau lari, bisa menyebabkan gesekan kulit yang intens terhadap pakaian atau objek lainnya.

Kondisi itu bisa menyebabkan iritasi, yang pada akhirnya menimbulkan gatal.

Halaman:


Sumber LiveStrong
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.