Kompas.com - 14/01/2021, 07:15 WIB
Ilustrasi menggunakan produk kosmetik. SHUTTERSTOCK/MarcinK3333Ilustrasi menggunakan produk kosmetik.

KOMPAS.com - Mengoleksi kosmetik mungkin memang menyenangkan bagi sebagian orang.

Tetapi, kita tidak bisa menyimpannya selamanya, meskipun membuang kosmetik tersebut rasanya akan sangat berat hati.

Nah, kapan kita harus membuat kosmetik koleksi kita?

Menurut Cleveland Clinic, kondisi kosmetik yang sudah tidak baik dipengaruhi oleh beberapa kondisi, di antaranya:
1. Kondisi kemasan terbuka
Menurut dermatolog Shilpi Khetarpal, MD, kosmetik yang kemasannya masih belum dibuka dan diformulasikan dengan baik cenderung akan stabil selama beberapa tahun di suhu kamar.

Namun, ketika kemasan tersebut dibuka, kandungan di dalamnya akan mulai teroksidasi atau terdegradasi karena terekspos udara.

Baca juga: Beauty Vlogger Fatya Biya Pernah Diare karena Kosmetik Kedaluwarsa

2. Lokasi penyimpanan
Suhu panas dan udara lembap bisa meningkatkan pertumbuhan jamur dan ragi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, hindari menyimpan kosmetik di kamar mandi, di mana ada kelembapan, uap dan panas. Pilihlah tempat penyimpanan yang sejuk dan kering.

3. Kemasan dan aplikasi
Kosmetik seperti concealer stik yang menyentuh kulit berulang kali akan lebih cepat kotor daripada produk dalam kemasan kedap udara seperti botol pompa.

Sebab, ketika produk menggunakan botol, kita tidak mencemarinya pada setiap pemakaian.

"Tapi saat Anda menyentuh riasan lalu menyentuh kulit dan kembali menyentuh riasan, Anda berpotensi menambahkan bakteri ke produk," ungkapnya.

Baca juga: Cermati, Risiko Pakai Tabir Surya Kedaluwarsa

4. Kandungan SPF
Produk mengandung pelindung matahari tidak akan melindungi kulit secara optimal setelah kemasannya terbuka selama enam bulan.

Buanglah produk tersebut setelah melebihi waktu tersebut atau gunakan tabir surya terpisah yang tidak kedaluwarsa di bawahnya.

5. Mengandung air
Produk berbasis bubuk seperti bedak mengandung lebih sedikit air dibandingkan kosmetik cair atau kosmetik berbahan dasar krim, sehingga cenderung lebih stabil untuk disimpan lama.

Baca juga: 4 Tips Belanja Online Kosmetik agar Tetap Aman Dipakai

Jangan mengandalkan tanggal kedaluwarsa
Meskipun setiap produk memiliki tanggal kedaluwarsa, Anda sebaiknya tidak mengacu pada tanggal tersebut.

Sebab, hitungan tanggal tersebut tidak akan lagi berlaku jika kemasan dibuka.

"Kosmetik memang mengandung bahan pengawet, tapi tidak bisa melawan semua kuman yang mungkin masuk ketika Anda mulai menggunakan produk," ujar Khaterpal.

Hindari pula berbagi kosmetik dengan orang lain karena berpotensi menimbulkan infeksi atau jerawat.

Baca juga: 3 Pemicu Jerawat yang Kerap Tak Disadari

Umur penyimpanan kosmetik
Jadi, kapan kita harus membuang kosmetik yang telah tersimpan cukup lama?

Setiap produk punya lini masanya masing-masing, di antaranya:

Tabung maskara yang lembap menjadi lingkungan untuk berkembang biak bakteri dan jamur.

Tongkat aplikator maskara bisa menyebabkan infeksi mata. Jadi, pastikan membuangnya enam bulan setelah kemasan dibuka.

Tapi, buang lebih cepat jika tekstur dan baunya berubah.

Lalu, hindari memimpakan aplikator maskara ke dalam dan ke luar tabung serta menambahkan air atau bahan apapun ke dalamnya.

Baca juga: Tips Agar Maskara Tak Rusak Sebelum Waktunya

Eyeliner pensil mungkin tidak terlalu rentan terhadap bakteri dan kuman, seperti halnya maskara.

Namun, karena produk ini menyentuh area mata, tetaplah berhati-hati.

Untuk mencegahnya, pertajam eyeliner pensil secara teratur demi mengilangkan lapisan yang menyentuh mata.

Bersihkan dengan tisu beralkohol jika menalami bintit atau infeksi mata.

Buang eyeliner setelah enam bulan, sebab Anda tidak dapat mengelapnya dengan alkohol atau mengasahnya dan kandungan air yang lebih tinggi akan mengundang kuman masuk.

Baca juga: Simak, Tips Jitu Pakai Eyeliner untuk Pemula

  • Foundation cair

Kosmetik kedaluwarsa dapat menyebabkan reaksi alergi, jerawat dan iritasi.

Untuk foundation, jenis botol pompa cenderung akan bertahan lebih lama daripada botol biasa karena isinya lebih aman dari kontaminasi.

Namun, jika foundation Anda memiliki kemasan botol, cukup tuangkan produk ke spons atau tangan serta hindari meletakkan spons atau jari tepat pada lubang botol.

Foundation yang sudah kedaluwarsa memiliki perubahan tekstur.

Jika Anda melihat ada cairan bening di atas foundation, segera buang produk tersebut sekalipun kemasannya belum dibuka.

Jika foundation digunakan sebagai SPF, perlakukan seperti tabir surya dan membuang enam bulan setelah kemasan dibuka.

Baca juga: Bingung Pilih Foundation yang Tepat? Ikutilah Tips Ini

  • Kosmetik berbasis krim

Apa pun yang tidak kering dan bertekstur bubuk memiliki cukup cairan di dalamnya untuk kedaluwarsa dalam waktu enam bulan.

Berlakukan aturan yang sama pada beberapa produk seperti:
Concealer batang, jar atau tabung.
- Alas bedak compact.
- Highlighter pensil dengan tekstur krim, serta
- Blush on dan eye shadow.

Baca juga: Salah Cara Pakai Blush On Bisa Bikin Pipi Terlihat Chubby

  • Produk berbasis bubuk

Bedak tabur bisa disimpan hingga dua tahun jika dijaga dalam kondisi tetap bersih.

Ini termasuk produk berbasis bubuk lainnya, seperti blush on dan perona mata tabur.

Menurut Khetarpal, kandungan air yang rendah pada produk-produk tersebut membuatnya tidak mudah menumbuhkan jamur dan bakteri.

Meski begitu, Anda tetap harus membersihkannya secara rutin, setidaknya setiap minggu, karena kuas atau spons produk tersebut menyentuh kulit setiap kali digunakan.

“Gunakan sampo untuk mencucinya dan biarkan kering sepenuhnya. Pencucian mingguan dapat meminimalkan bakteri yang menumpuk," katanya.

Namun, aturan SPF juga berlaku. Buang enam bulan setelah kemasan dibuka, terutama jika ada bau atau tekstur yang aneh.

Baca juga: Cara Gampang Bersihkan Spons Bedak

Lipstik dan lip balm memiliki bahan dasar krim dan banyak di antaranya mengandung SPF.

Jadi, buang produk tersebut enam bulan setelah kemasannya dibuka.

“Bibir kita mengandung banyak bakteri, jadi produk tersebut akan cepat terkontaminasi," tambah Khetarpal.

Selain itu, jika Anda sakit flu, buang semua produk bibir yang Anda miliki dan gunakan yang baru.

Baca juga: Tips Memilih Lipstik yang Bebas Bahan Kimia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.