Kompas.com - 17/01/2021, 15:03 WIB
Ilustrasi minum kopi shutterstockIlustrasi minum kopi
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Buat sebagian orang, menyesap secangkir kopi di pagi hari memberikan kenikmatan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Barangkali kamu juga demikian.

Sekarang, coba kamu minum kopi dengan jenis dan cara seduh yang sama di sore atau malam hari.

Ada kemungkinan kadar "kenikmatan" kopi tersebut berbeda ketimbang saat kamu meminumnya di pagi hari. Kok bisa?

Tenang, itu bukan berarti kondisi tubuh atau indera perasa kita bermasalah. Pada kenyataannya, ada bukti ilmiah yang bisa menjelaskan alasan di balik perubahan rasa kopi.

Baca juga: 8 Manfaat Ajaib Ngopi, Sudah Tahu?

Sebuah studi yang dilakukan pada Juli 2020 memelajari dampak dari suara bising dalam pengalaman makan dan minum seseorang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peneliti meminta para peserta yang terdiri dari 400 pria dan wanita untuk minum kopi yang sama dua kali.

Namun, saat minum kopi, peserta akan diberikan suara kebisingan yang berbeda lewat sebuah headphone.

Suara kebisingan itu mewakili suasana dari pusat tempat makan (food court) yang ramai.

Tingkat kebisingan suara tertinggi diatur di angka 85 dBA, sedangkan suara terendah diatur di angka 20 dBA.

Sebagai catatan, dBA adalah nilai untuk menentukan risiko gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan.

Halaman:


Sumber DMarge
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X