BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Prodia

5 Kunci Sukses Turunkan Berat Badan 45 Kg dalam Setahun, Mau Tahu?

Kompas.com - 01/02/2021, 11:13 WIB
Martha Elizondo Martha Elizondo VIA inspiremore.comMartha Elizondo

KOMPAS.com - Suatu hari di tahun 2017, Martha Elizondo berjalan di lorong sebuah pusat perbelanjaan yang menjual timbangan badan.

Di dalam benaknya, perempuan itu sudah memerkirakan berapa berat badannya. Namun yang terjadi di luar dugaannya.

"Angka yang saya lihat di timbangan 114 kilogram, saya kaget, ingin nangis rasanya," kata Elizondo.

Elizondo, yang pernah menjadi atlet saat duduk di bangku SMA dan perguruan tinggi tentu terpukul dengan kenyataan itu.

Baca juga: 12 Rencana Diet Harian untuk Turunkan Berat Badan

"Aku enggak percaya membiarkan berat badan ku melambung secepat dan sebanyak itu," sebut dia. 

Berangkat dari pengalaman itu, perempuan asal Edinburg, Texas, Amerika Serikat tersebut pun terpacu untuk memulai proses transformasinya.

Dia memulai usahanya persis pada 1 Januari 2018, dan pada bulan Februari 2019 dia mampu mencapai penurunan berat badan hingga lebih dari 45 kilogram.

Dari keberhasilannya ini, Elizondo merasa ada setidaknya lima kunci sederhana yang bisa ditiru oleh siapa pun yang mengalami penurunan berat badan.

1. Mulai dari yang kecil

"Aku tahu, aku enggak ingin melakukan perubahan yang drastis kala itu," sebut dia.

Maka, langkah awal yang dia lakukan terhitung kecil dan sederhana.

Baca juga: Benarkah Kopi Hitam Bantu Penurunan Berat Badan?

Jika biasanya dia mengisi hari-hari dengan menyantap makanan cepat saji, maka hal itu tak dilakukannya lagi.

"Jika saya ingin makan burger, maka saya akan membuatnya sendiri," sebut dia.

Dari langkah kecil itu, dia lalu terdorong untuk selalu memasak dan menyiapkan makanannya di rumah.

Kalau pun masih menyantap fastfood, maka dia pastikan tak lebih dari dua kali seminggu. 

2. Mulai bergerak

Bulan berikutnya, Elizondo mulai memasukkan menu jalan kaki dalam kebiasaan hidupnya. Awalnya, dia hanya berjalan kaki di sekitar rumah.

Sebulan setelah itu, dia mulai menggunakan alat kebugaran elliptical, selama 30 menit setiap hari.

Lalu, pada bulan April dia mulai melakukan joging, hingga akhirnya dia mampu berlari sejauh lima kilometer dan 10 kilometer.

Baca juga: Diet Nabati Vs Diet Keto, Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Saat artikel ini ditayangkan, Elizondo sedang berupaya untuk bisa menuntaskan lari maraton. 

3. Memangkas sosialisasi

"Aku harus mengutamakan kesehatan diri," kata Elizondo.

Salah satu "harga" yang harus dia bayar adalah mengurangi pertemuan yang kerap diwarnai dengan acara makan bersama keluarga dan teman.

"Mereka mengenal aku, dan aku tahu jika mereka melihat aku memesan salad, mereka akan menanyakannya," kata dia.

"Dan, aku memilih untuk menghindari situasi tersebut," tegas dia.

Sebagai gantinya, ada saat di mana Jumat malam aku habiskan untuk joging dan minum air.

Namun saat ini, ketika berat badan dia sudah turun 45 kilogram, perempuan ini kembali bersosialisasi secara teratur. Termasuk, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-temannya.

"Mereka tahu aku telah bekerja sangat keras, dan mereka memahami dari mana hasil itu berasal," sebut dia. 

4. Pakai aplikasi pelacak kalori

Aplikasi pelacak kalori, kata Elizondo, tidak hanya membantu dia menurunkan berat badan, tetapi sekarang membantu dia mempertahankannya.

Baca juga: 3 Tips Ngemil Aman Saat Bekerja dari Rumah, demi Jaga Berat Badan

"Itu tetap sahabatku," kata dia.

Fitur favorit dalam aplikasi semacam itu adalah bagaimana aplikasi memberikan saran kalori.

Lalu, aplikasi tersebut juga memungkinkan pengguna mengunggah foto, sehingga dia dapat melihat kemajuan dari setiap usaha yang dijalani. 

"Butuh banyak konsistensi dan disiplin," kata dia.

"Sekarang saya tidak melacak sedekat dulu dengan titik seperti dulu, tetapi ada baiknya saya memilih dengan baik di siang hari, jika saya akan pergi keluar dengan teman-teman malamnya."

5. Mencintai diri sendiri

"Belajar mencintai diri sendiri berapa pun berat badan yang tertera," kata Elizondo.

Mungkin ini menjadi bagian yang terberat.

Baca juga: Turun Berat Badan 42 Kg dengan Bersepeda, Mau Tiru?

“Banyak orang yang mengatakan mereka akan bahagia saat mencapai berat badan tertentu,” kata dia.

"Tapi sesunguhnya kita harus belajar mencintai diri sendiri di setiap tahap," sambung dia.

"Dengan setiap tujuan yang kita capai, cinta diri membantu kita mencapai langkah berikutnya," ungkap Elizondo.

 


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.