Kompas.com - 22/03/2021, 08:09 WIB
Ilustrasi media sosial shutterstockIlustrasi media sosial

KOMPAS.com - Data dari Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menunjukkan Indonesia berada dalam kondisi darurat kekerasan seksual, terutama di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan laporan, kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mengalami peningkatan seiring meningkatnya aktivitas di dunia digital.

Lembar Fakta dan Poin Kunci Catatan Tahunan Komnas Perempuan Tahun 2020 menunjukkan, kasus KBGO meningkat dari 126 kasus di 2019 menjadi 510 kasus pada tahun 2020.

Bentuk kekerasan yang mendominasi adalah kekerasan psikis 49 persen (491 kasus), kekerasan seksual 48 persen, (479 kasus), dan kekerasan ekonomi 2 persen (22 kasus).

Kekerasan seksual bukan hanya terjadi pada perempuan dewasa. Banyak pula remaja perempuan yang juga turut menjadi korban.

Sayangnya, masih banyak remaja perempuan yang belum menyadari jika dirinya merupakan korban dari kekerasan seksual.

Menurut Veryanto Sitohang selaku Komisioner dan Ketua Subkomisi Partisipasi Masyarakat Komnas Perempuan, kurangnya edukasi membuat remaja menjadi korban kekerasan seksual.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Contohnya catcalling, banyak remaja perempuan yang tidak menyadari itu karena disampaikan dengan bercanda."

Baca juga: Walau Sepele, Bersiul Kepada Seseorang Termasuk Pelecehan Seksual Lho

Demikian kata Veryanto dalam peluncuran virtual Bring Back Equality For Girls dan SETARA Projects yang diselenggarakan The Body Shop Indonesia, Jumat (19/3/2021).

Dia menjelaskan, catcalling seperti kedipan mata, menyebut anggota tubuh, bersiul, dan sentuhan ke tubuh termasuk bentuk pelecehan seksual.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.