Kompas.com - 04/06/2021, 14:48 WIB

KOMPAS.com - Ayam geprek atau ayam goreng tepung yang digeprek dengan cabai rawit sudah menjadi salah satu menu favorit masyarakat Indonesia. Biasanya makanan ini disantap dengan es teh manis yang makin menambah kenikmatannya.

Agar pengalaman makanannya lebih sempurna, banyak orang memesan es teh manis sebagai pelengkap. Minuman dingin nan segar ini dianggap segera bisa mengobati rasa panas membakar lidah setiap kali menyantap hidangan favorit ini.

Faktanya, ayam geprek seharusnya tidak disantap berdampingan dengan es teh manis. Kombinasi menu ini kurang bermanfaat untuk penyerapan nutrisi tubuh sehingga aktivitas makan menjadi kurang optimal.

Baca juga: Cara Efektif Mengelola Rasa Ngidam pada Makanan

Layanan pemberi konsultasi nutrisi Dietla.id dalam akun Instagramnya @Dietela, menyebut ayam geprek merupakan sumber zat besi heme yang merupakan salah satu yang terbaik untuk kebutuhan nutrisi. Pasalnya, 40 persen dari kandungannya mudah diserap oleh tubuh.

Sedangkan, es teh mengandung tanin dan kafein yang menghambat penyerapan zat besi di dalam tubuh. Karena itu, interkasi dua jenis makanan ini kurang baik untuk tubuh apalagi jika dikonsumsi secara rutin.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan pusing, lemah, lesu dan mudah lelah. Hal ini juga menjurus pada keluhan anemia yang bisa berdampak pada aktivitas harian kita.

Baca juga: Alasan Sebaiknya Jangan Minum Es Teh Manis Saat Berbuka Puasa

Dietela yang merupakan penyedia layanan gizi untuk individu, kelompok, ataupun perusahaan ini mengajurkan mengganti minuman lain saat sedang menikmati ayam geprek. Opsi terbaiknya ialah es jeruk yang kaya akan vitamin C.

Jenis vitamin ini membantu penyerapan zat besi lebih maksimal sehingga terhindari dari defisiensi dan anemia. Alternatif minuman lainnya misalnya jus mangga, jus jambu dan jus tomat.

Adapun, zat besi heme tidak hanya bisa kita dapatkan dari ayam saja melainkan dari protein hewani lainnya termasuk daging sapi dan ikan.

Baca juga: 10 Gejala Kekurangan Zat Besi yang Perlu Diwaspadai

Kecukupan zat besi pada perempuan sendiri sangatlah penting untuk produk hemoglobin di dalam darah.

Seperti dimuat di Kompas.com pada (08/02/2021), kebutuhan zat besi perempuan jauh lebih tinggi daripada laki-laki.

Perempuan setidaknya butuh 18 miligram per hari sedangkan pria hanya delapan miligram. Kebutuhan ini sangat dirasakan untuk menjaga kondisi tubuh saat menstruasi.

Baca juga: Bagian Mana Daging Ayam yang Paling Sehat dan Bagaimana Mengolahnya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.