Kompas.com - 28/08/2021, 08:51 WIB
Kucing akan menyembunyikan telapak kaki di bawah tubuhnya ketika kedinginan. Unsplash/Kate Stone MathesKucing akan menyembunyikan telapak kaki di bawah tubuhnya ketika kedinginan.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Pandemi yang tak kunjung usai memang sangat berpengaruh pada kehidupan dan kesehatan kita, mulai dari kesehatan fisik, finansial, hingga kesehatan mental, seperti stres yang makin menjadi-jadi.

Namun, rupanya stres dalam masa pandemi bukan hanya dialami oleh manusia saja lho.
Hewan peliharaan seperti kucing juga bisa mengalami stres yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya, kebiasaan baru manusia di masa pandemi.

Menurut dokter hewan Nyoman Sakyarsih, kebiasaan baru manusia di masa pandemi, meski itu baik, dapat berubah menjadi buruk bagi kucing dan membuat mereka stres.

“Di masa pandemi, manusia biasanya punya kebiasaan baik nih, seperti lebih bersih. Misalnya pakai hand sanitizer. Tapi, itu bisa jadi tidak menyenangkan bagi kucing."

"Misalnya kita over-hygiene dan semuanya disanitasi, tapi kita nggak lihat apa bahannya, ternyata berbahaya buat kucing, kucing bisa jadi stres juga.

Demikian dikatakan drh. Nyoman dalam siaran langsung “Kucingku Sayang, Jangan Stress yaa Selama Pandemi” yang digelar di Instagram live Kind of Live pada Jumat (27/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut drh. Nyoman, over-hygiene di atas sebenarnya dipicu oleh maksud baik. Pemilik kucing tentu tidak ingin kucingnya tertular Covid-19, membuat semua permukaan yang diinjak dan dilalui kucing disemprot desinfektan.

Dokter Nyoman juga mengungkapkan bahwa keparnoan pemilik kucing terkait kontak kucing dengan pasien Covid-19 ini masih jadi kesalahpahaman yang dapat berujung menjadi penyebab kucing stres.

“Masih banyak yang salah paham ya, padahal kalau kucing yang disentuh penderita Covid-19 itu nggak bisa nularin ke manusia. Hal ini tuh kadang membuat orang-orang menjauhi kucingnya sendiri karena takut tertular. Kalau diabaikan nanti kucing stres, apalagi sampai dibuang,” ujarnya.

Baca juga: Ajak Kucing Bermain Jika Menemukan Perilaku Ini

Selain itu, drh. Nyoman juga mengungkapkan beberapa faktor lain yang membuat kucing stres di rumah. Misalnya faktor seperti adanya anak kecil yang terlalu gemas pada kucing, pindah ke tempat baru, atau terlalu banyak kucing di rumah

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.